Gubernur: Bandara Sepinggan Itu Milik Kaltim
Warga Balikpapan Diminta Legowo

Bandara Sepinggan Balikpapan akan berubah nama menjadi Bandara Sultan AM Sulaiman.
Bandara Sepinggan Balikpapan akan berubah nama menjadi Bandara Sultan AM Sulaiman.
Photo: indoflyer.net

mySAMARINDA.com - 18/01/2014 07:54 WITA
Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan pada pertengahan tahun 2014 ini rencananya akan berubah nama menjadi Bandara Sultan AM Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan. Menurut rencana, peresmiannya pun akan dilakukan Presiden Republik Indonesia, Bambang Susilo Yudhoyono.


Namun ditengah hal tersebut, terdapat suara penolakan dari berbagai kalangan. Khususnya walikota, anggota DPRD serta masyarakat di kota Balikpapan. Mereka menganggap, perubahan nama tersebut seharusnya tidak dilakukan karena nama Sepinggan sudah menjadi trademark kota berpendudukan 668.070 jiwa itu.


Terhadap hal tersebut, Gubernur Kaltim mengatakan seharusnya warga Balikpapan tidak boleh mengingkari sejarah. Awang pun menolak jika nama Sultan dianggap tidak ada hubungannya dengan sejarah orang Balikpapan. "Siapa yang bilang Bandara di Sepinggan hanya milik orang Balikpapan? itu milik kita bersama, warga Kaltim. Bahkan atas restu Sultan-lah bandara itu dibangun," ungkap orang nomor satu di Pemprov Kaltim itu.


"Balikpapan merupakan salah satu daerah istimewa dari Kerajaan Kutai. Daerah Kutai pada saat itu meliputi, Kukar, Kota Praja Balikpapan, Kota Praja Samarinda. Barulah setelah itu ada pemekaran Kutai Timur, Kutai Barat, Bontang dan PPU. Tujuh daerah tersebut merupakan daerah Kutai," tambahnya.


Dijelaskannya, dirinya yang dilahirkan sebagai orang Kutai waktu kecil sering menggunakan kalung bermata kain hitam, dalam kain tersebut terdapat gambar Sultan yang dianggap sebagai pelindung warganya. Bahkan, saat ini Awang Faroek masih menyimpan gambar sultan di dompet miliknya.


"Saya tidak ingin kualat. Saya menghormati leluhur. Karena bagi kami, jika tidak menghargai leluhur, maka orang itu akan kualat. Jadi mohon mari kita hormati leluhur. Lagipula saya sudah telepon Pak Rizal (Walikota Balikpapan), dia bilang belum pernah menyatakan tidak setuju. Jadi harapan saya jangan ada polemik apalagi sampai merambat ke SARA tentang ini," tutupnya. (Rid)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved