Rembuk Pendidikan Kaltim 2013
Gubernur Janji Naikkan Insentif Guru 100 Persen

Gubernur Kaltim, Awank Faroek, saat menyampaikan pidatonya dalam Rembuk Pendidikan Kaltim 2013.
Gubernur Kaltim, Awank Faroek, saat menyampaikan pidatonya dalam Rembuk Pendidikan Kaltim 2013.
Photo: Diskominfo Kaltim

mySAMARINDA.com - 28/11/2013 20:07 WITA
Kamis pagi (28/11), ratusaan guru dari berbagai penjuru Kalimantan Timur menghadiri acara Rembuk Pendidikan Kaltim 2013 yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kaltim. Sejak pukul 08.30 Wita, mereka memadati areal Ballroom Hotel Bumi Senyiur. Rencananya acara ini akan dibuka langsung Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak.


Disela acara, Muhammad Ridhuan, seorang guru SD dari Samarinda Utara berharap Rembuk Pendidikan Kaltim 2013 bisa menelurkan ide untuk memberikan kesejahteraan para tenaga pengajar. Maklum, dalam kegiatan ini tujuannya adalah untuk mengevaluasi kegiatan pendidikan dan juga memperbaharui MoU pendidikan pada 2009 lalu. Diantaranya masalah insentif yang selama ini kerap menjadi persoalan.


Dia lantas berharap janji gubernur bisa segera direalisasikan sesuai dengan apa yang disampaikan pada beberapa pidato pendidikannya selama ini. “Intensif yang kami terima terkadang masih konsep triwulan, semoga kedepannya sih nggak,” harapnya yang diamini rekan seprofesinya.


Ridhuan juga berpendapat, saat ini gubernur dinilai cukup peduli pada pengajar dan dunia pendidikan. “Banyak keluh kesah, aspirasi dan solusi kepada pemerintah yang bisa kami bagikan dalam rembuk ini. Apalagi bisa langsung menyampaikan kepada bapak gubernur. Dan semoga janji bapak gubernur untuk menaikkan intensif tidak hanya sekedar janji tetapi bisa terealisasi,” tambahnya.


Sementara itu, tidak hadirnya sejumlah bupati/walikota se-Kaltim dan Kaltara pada Rembuk Pendidikan Kaltim 2013 ini membuat Gubernur H Awang Faroek Ishak kecewa. Dia berpendapat, seharusnya bupati/walikota selaku pembuat kebijakan dan penganggaran juga hadir pada rembuk antarpemangku kepentingan pendidikan ini.


"Ini kan forum perencanaan pembangunan pendidikan kita ke depan. Seharusnya semua bupati, walikota juga hadir bersama DPRD hadir, untuk mengakomodir rekomendasi hasil rembuk menjadi rencana program pendidikan di daerahnya masing-masing. Kalau mereka hadir kan bisa langsung diputuskan di sini. Padahal, saya berniat ingin menaikkan insentif guru-guru dari Rp 1 juta menjadi Rp 1,5 juta. Tapi, karena sebagian besar tidak ada yang hadir, maka tidak bisa diputuskan," kata Awank Faroek dihadapan para guru yang hadir. (Rid)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved