Ganggu Kehidupan, Permainan Flappy Bird Dihapus

Seseorang mengubah tampilan permainan Flappy Bird dengan kalimat 'Aku Rapopo'. Sejak Senin (10/2) kemarin, permainan ini sudah dihapus oleh pemiliknya.
Seseorang mengubah tampilan permainan Flappy Bird dengan kalimat 'Aku Rapopo'. Sejak Senin (10/2) kemarin, permainan ini sudah dihapus oleh pemiliknya.
Photo: Ilustrasi

mySAMARINDA.com - 11/02/2014 15:12 WITA
Keputusan mengejutkan datang dari Dong Nguyen, pembuat permainan Flappy Bird. Sejak, 10 Februari kemarin, permainan menerbangkan seekor burung untuk mengumpulkan banyak poin dari rintangan melalui celah-celah pipa itu resmi dihapus dari keranjang aplikasi (app store) Google maupun Apple.


Padahal sejak pertama kali di perkenalkan pada Maret 2013 silam, Flappy Bird telah diunduh sebanyak 50 juta kali. Namun, karena alasan telah menganggu kehidupannya yang sederhana, Dong Nguyen asal Vietnam itu teguh untuk menghapus permainan itu.


"Saya minta maaf, pengguna Flappy Bird, 22 jam dari sekarang, saya akan mencabut Flappy Bird," tulis Dong Nguyen melalui akun twitter miliknya @dongatory, pada Sabtu (9/2) lalu.


Namun Nguyen Dong menapik kabar bahwa sikapnya tersebut karena permasalahan hukum atau karena keinginannya untuk menjual permainan itu ke pihak lain. Popularitas Flappy Bird dianggap telah merusak hidupnya yang sederhana, itu alasan utama Nguyen menghapus permainan tersebut.


"Memang Flappy Bird bisa dikatakan sebagai kesuksesan saya. Tapi ini juga yang menghancurkan kehidupan saya yang sederhana. Jadi saya membencinya sekarang. Saya sudah tidak tahan lagi," tambah Nguyen Dong.


Padahal menurut Business Insider, selama ini Nguyen Dong telah menghasilkan lebih dari 50 ribu dollar perhari dari iklan di Flappy Bird. Meski dihapus, tokoh burung kuning mungil dalam permainan ini tetap bisa dimainkan bagi pengguna yang telah mengunduh permainan tersebut.


Hanya bedanya, seusai ditarik dari app store, dipastikan tidak akan ada update terbarunya dari pengembang untuk permainan ini. "Wah permainannya dihapus oleh pembuatnya, RIP Flappy Bird," tulis Herman, salahsatu pengguna game Flappy Bird asal Samarinda. (Rid/*)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved