Ditutupi Abu Vulkanik, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Biro Perjalanan di Samarinda Proses Refund Tiket

Sempat tertutup abu, Bandara Juanda Surabaya, sejak Sabtu (15/2) sore lalu kembali beroperasi.
Sempat tertutup abu, Bandara Juanda Surabaya, sejak Sabtu (15/2) sore lalu kembali beroperasi.
Photo: Ist

mySAMARINDA.com - 17/02/2014 10:29 WITA
Pasca meletusnya Gunung Kelud, sebanyak tujuh bandara di Pulau Jawa berhenti beroperasi. Namun, sejak kemarin Bandara Juanda di Surabaya, Bandara Abdurrahman Saleh di Malang, Bandara Tunggul Wulung Cilacap dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung telah kembali beroperasi secara normal.


Namun, dua bandara masih ditutup, yakni Bandara Adisutjipto Yogyakarta dan Bandara Adi Sumarmo Solo. Kedua bandara tersebut hingga saat ini masih ditutupi abu vulkanik tebal.


Kondisi ini memaksa jadwal ribuan penumpang dari seluruh bandara tersebut amburadul. Tertundanya penerbangan dari berbagai bandara di Indonesia itu juga berpengaruh terhadap proses penjualan tiket. Bahkan, banyak penumpang yang memilih untuk melakukan pembatalan.


Di Samarinda, beberapa agen biro perjalanan juga terkena imbas. Seperti yang dialami Herman, pemilik PT Anugrah Global Wisata Jl Raden Oto Iskandar Dinata, Samarinda, itu dalam beberapa hari terakhir pihaknya disibukkan proses refund tiket terhadap pelanggannya.


"Dari seluruh pelanggan yang tertunda penerbangannya akibat letusan Gunung Kelud, mayoritas meminta pengembalian tiket mereka. Jika memang mekanisme refund sejalan dengan kebijakkan maskapai, langsung kami proses," ungkapnya.


Disisi lain, Sales Manager dari Empiro Tour and Travel, Rizki Hidayat mengatakan seharusnya maskapai penerbangan di Indonesia sudah sigap dalam mengantisipasi hal seperti ini. Agar tidak ada lagi agen dan penumpang yang kebingunggan.


"Memang ini faktor alam, tapi setidaknya maskapai bisa lebih peka terhadap hal-hal ini, terutama mekanisme refund. Setiap penumpang pesawat, sayangnya disaat seperti ini, maskapai sangat sulit dihubungi," bebernya. (Rid)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved