Perusahaan di Samarinda Harus Jalankan Program K3

Wawali Samarinda, Nusyirwan Ismail, saat memberikan penghargaan kepada salah satu perusahaan yang berhasil menciptkan nihil kecelakaan dalam peringatan apel K3.
Wawali Samarinda, Nusyirwan Ismail, saat memberikan penghargaan kepada salah satu perusahaan yang berhasil menciptkan nihil kecelakaan dalam peringatan apel K3.
Photo: Hms

mySAMARINDA.com - 21/02/2014 07:12 WITA
Pemkot Samarinda mengingatkan kepada seluruh jajaran perusahaan agar menjalankan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna menciptakan lingkungan kerja yang aman sehingga dapat mencegah keselamatan pekerja.


Peringatan ini disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail usai memimpin Apel pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat kota Samarinda yang dilaksanakan di GOR Segiri Samarinda, pada Kamis (20/02) kemarin.


Kepada awak media Nusyirwan mengutarakan apabila perusahaan tadi mempunyai komitemn tinggi mengenai keselamatan tadi, maka semua kegiatan maupun aktifitas bisa berjalan dengan lancar.


"Paling tidak bisa mencontoh perusahaan yang mendapatkan penghargaan hari ini seperti Trakindo yang berhasil menciptakan zero accident," sebutnya.


Artinya perusahaan tidak boleh lagi malu dari perusahaan yang berhasil yang tak lepas koordinasi dari Dinas Tenaga Kerja. Dalam Apel pagi itu, sejumlah piagam penghargaan kepada tiga perusahaan berdasar kategori besar.


Sedang dan kecil dianggap berhasil menciptakan nihil kecelakaan baik untuk perusahaan pertambangan, pelayaran maupun pergudangan serta pemberian jaminan kematian dan kecelakaan kerja bagi keluarga korban. Wawali sendiri mengakui pada umumnya masyarakat masih mengangap remeh sebuah alat pelindung. "Kadang-kadang malah jarang digunakan saat bekerja," sebutnya.


Tetapi seiring waktu berjalan, saat sekarang dengan kemajuan zaman sambung dia, maka semua produk alat pelindung yang berstadar ISO dengan pemasaran yang professional tentunya bisa meyakinkan seseorang untuk bisa lebih aman dalam menggunakannya.


Disamping itu, Samarinda juga dipercayakan oleh pusat dalam penerapan alat project International Organization For Standardization (ISO) di perusahaan-perusahaan yang mulai diterapkan 2014. "Jadi ini merupakan program utama dari Kementrian Tenaga Kerja yang akan dilaksanakan oleh Disnaker daerah dengan alat projec dan penerapan di Kaltim hanya di Samarinda saja," imbuhnya. (Hms)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved