Imbas Hasil Buruk Putra Samarinda di Kandang
Pusamania Tuntut Mundari Karya Mundur!

Pelatih Putra Samarinda, Mundari Karya diminta mundur oleh pendukungnya sendiri, Pusamania.
Pelatih Putra Samarinda, Mundari Karya diminta mundur oleh pendukungnya sendiri, Pusamania.
Photo: Dhany/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 21/02/2014 07:57 WITA
Usai ditahan imbang Persepam Madura United, pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Segiri Samarinda, Rabu malam (19/2) lalu, ratusan Pusamania langsung melakukan aksi unjuk rasa.


Dalam aksi itu, Pusamania menyinggung soal permainan tim Pusam yang kurang menarik, tiket pertandingan yang terlalu mahal, pemanfaatan kampanye politik di pertandingan dan target musim ini yang hanya bertahan di papan tengah.


Sektor pelatih menjadi hal paling disorot. Menurut mereka, dalam dua laga terakhir tidak ada ramuan taktik dan strategi yang mumpumi dari seorang Mundari Karya. "Ini sebuah tanda tanya besar penyususan starting eleven didalam tim. Pada babak pertama, pasti selalu ada pergantian. Jadi ini seperti terkesan racikan percobaan saja, pelatih tidak memahami betul karakter tim dia sendiri," katanya.


"Ada komentar yang menyakitkan ketika pelatih tetap bersyukur mendapat satu poin di kandangnya sendiri. Ini semacam degradasi kultur sepakbola yang sudah lama tertanam di Samarinda. Untuk itu, kami tegaskan, jika tidak mampu lagi, pelatih silahkan mundur, jangan buat tim ini terpuruk kedepannya," imbuhnya.


Ditambahkan Fauzan, seusai pertandingan Pusam versus Persepam, sempat terjadi insiden kala ratusan Pusamania meminta bertemu dengan perwakilan manajemen. Tak berhasil bertemu, Pusamania justru berhadapan dengan pihak kepolisian.


"Entah dari mana awalnya, aksi spontanitas itu justru menimbulkan korban dari kami, sehingga dua anggota Pusamania yang terluka kami larikan kerumah sakit untuk mendapatkan penangganan. Kejadian-kejadian seperti seharusnya tidak terjadi, dan kami sangat sayangkan protektifnya pihak keamanan," pungkasnya. (Rid)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved