Dishub Samarinda Diminta Tegas
Warga Keluhkan Aktivitas Bongkar Muat di Mahulu

Aktivitas bongkar muat yang kerap terjadi di kawasan jalan pendekat Jembatan Mahulu, Bahkan, kendaraan berat ini juga parkir hingga berhari-hari pada kawasan tersebut.
Aktivitas bongkar muat yang kerap terjadi di kawasan jalan pendekat Jembatan Mahulu, Bahkan, kendaraan berat ini juga parkir hingga berhari-hari pada kawasan tersebut.
Photo: Hafid/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 22/02/2014 13:32 WITA
Banyaknya kendaraan berat seperti truk dan trailer yang parkir dan melakukan bongkar muat di jalan pendekat Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) dikeluhkan warga Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang. Pasalnya, kondisi ini membuat badan jalan menjadi sempit dan membuat pengguna jalan tak leluasa melewati jalur tersebut.


Ahmad Fanani, salah seorang warga yang tinggal dekat jalan pendekat mengatakan, selama ini truk dan trailer tidak sekedar parkir saja, bahkan aktivitas bongkar muat barang juga dilakukan dilokasi tersebut. Bahkan, lanjutnya, para supir juga memakirkan kendaraannya hingga berhari-hari.


"Aktivitas seperti bongkar muat dan parkir itu jelas membuat kotor lingkungan, namun yang lebih kasian adalah pengguna jalan tersebut. Karena akibat parkir kendaraan berat, jalan menjadi sempit," ucap Fanani kepada mySamarinda, Sabtu siang (22/2).


Dirinya berharap intansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan pihak kepolisian dapat menindak tegas tanpa pandang bulu. Apalagi pada lokasi tersebut telah terpasang rambu larangan parkir yang dilakukan oleh Dishub Samarinda. "Perlu ada tindakan tegas, agar mereka jera dan tidak merugikan para pengguna jalan. Selain itu, antisipasi lain oleh Dishub juga harus dilakukan, karena dengan pemasangan rambu mereka tidak mematuhinya," tuturnya.


Ia menambahkan, maraknya parkir liar dan bongkar muat kendaraan berat ini mulai marak lagi sejak akhir tahun 2013 lalu. Sebelumnya telah dilakukan penertiban, tetapi kembali marak setelah pengawasan yang dilakukan kembali kendor. "Pihak kelurahan juga telah memasang spanduk peringatan, tetapi tampaknya tidak diperdulikan oleh para supir truk. Semoga saja dapat cepat ditertibkan," pungkasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved