Teguran Lurah Dicuekin Pengusaha
Bongkar Muat Kontainer Sebabkan Kemacetan

Para pengusaha yang berada di kawasan Jl AM Sangaji ini terkesan cuek atas teguran yang diberikan. Mereka diminta untuk tidak melakukan bongkar muat barang dengan kontainer, nyatanya hal tersebut tidak ditanggapi serius.
Para pengusaha yang berada di kawasan Jl AM Sangaji ini terkesan cuek atas teguran yang diberikan. Mereka diminta untuk tidak melakukan bongkar muat barang dengan kontainer, nyatanya hal tersebut tidak ditanggapi serius.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 25/02/2014 12:40 WITA
Adanya aktivitas bongkar muat kontainer oleh beberapa pengusaha di Jl AM Sangaji, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang mengakibatkan kemacetan dan ganggu pengguna jalan. Pihak kelurahan sendiri sudah melakukan beberapa kali teguran kepada pemilik usaha, namun tampaknya masih tidak digubris.


Lurah Bandara, Eka Setyawan menegaskan bahwa pihaknya sudah berulang kali memberikan teguran kepada pemilik usaha agar tidak melakukan aktivitas bongkar muat barang dengan menggunakan kontainer. Namun hingga kini teguran secara formal dan non formal yang dilakukan masih saja tidak di indahkan.


"Bahkan beberapa kali kontainernya malah bermalam di depan gudang, ini tentu merusak pemandangan dan menganggu aktivitas penguna jalan. Tampaknya teguran kami tidak pernah dihiraukan," ucapnya, kepada MySamarinda.


Ia melanjutkan, pihaknya sebenarnya hanya menginginkan para pengusaha dapat lebih kooperatif dan mau mengikuti aturan yang sudah ditetapkan selama ini. Lantaran, keberadaan gudang di tengah kota itu tidak dibenarkan dan sangat menganggu warga dengan aktivitas bongkar muatnya.


"Saya sudah sangat tegas bahkan saya meminta agar pemilik usaha secara langsung dapat membicarakan masalah ini sama saya. Paling tidak mereka dapat mengikuti aturan yang berlaku dan kontainer jangan sampai masuk kota seperti sekarang," ungkapnya


Bahkan pihak kelurahan juga sudah melaporkan permasalahan ini kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai intansi yang berwenang untuk melakukan penertiban. Namun, jika Satpol PP memerlukan bantuan kepada pihak kelurahan, maka pihaknya akan siap membantu.


"Kami masih menunggu kepastian dari Satpol PP untuk turun kelapangan, karena selama ini jawaban yang diberikan mereka masih harus mengawasi aktivitas bongkar muat terlebih dahulu," pungkasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved