Samarinda Dukung Sekolah Tiga Bahasa

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memberikan potongan makanan ketan kuning dan putih kepada ketua Yayasan Dharma Bhakti Maslan Tanzi dalam acara syukuran yayasan yang telah menginjak usia ke 20.
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memberikan potongan makanan ketan kuning dan putih kepada ketua Yayasan Dharma Bhakti Maslan Tanzi dalam acara syukuran yayasan yang telah menginjak usia ke 20.
Photo: Hms

mySAMARINDA.com - 04/03/2014 07:40 WITA
Sejak berdiri pada tahun 1994 silam, Yayasan Dharma Bakti Samarinda terus menunjukan eksistensi dalam mendukung visi misi Pemerintah Kota Samarinda. Salah satunya dalam bidang pendidikan.


Yayasan yang sekarang telah menginjak usia 20 tahun, kini mampu melahirkan tiga jenjang pendidikan mulai dari tingkat PAUD, TK dan Sekolah Dasar, dengan mengunggulkan metode tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Mandarin,dan Inggris sebagai bahasa pengantar dalam setiap mata pelajaran.


Metode ini sendiri mendapat apresiasi dari Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang ketika hadir dalam syukuran Hari Jadi ke 20 Yayasan Dharma Bhakti, minggu (02/03) lalu di gedung Yayasan Dharma Bhakti Samarinda Jl Pangeran Hidayatullah.


Dimana menurut Wali Kota sistem metode tadi merupakan bagian dari membantu peningkatan mutu kualitas pendidikan di Kota Tepian. "Atas dasar itulah saya sangat menyambut baik serta mendukung berdirinya sekolah tiga bahasa di Samarinda," kata Jaang.


Sebab lanjutnya masalah pendidikan merupakan bagian visi utama Pemerintah yang terus dibenahi dan ditingkatkan baik mutu dan kualitas. "Tentunya dengan mengedepankan kesetaraan dalam pendidikan dengan artian tidak ada perbedaan mencolok antara sekolah negeri dengan sekolah swasta," kata Jaang.


Tak cukup hanya melahirkan tiga jenjang pendidikan, tahun depan rencananya Yayasan Dharma Bhakti kembali akan membuka untuk jenjang Sekolah Menegah Pertama. Mengingat menurut Ketua Yayasan Dharma Bhakti Maslan Tanzi pihaknya mempunyai motivasi dalam mengedepankan pendidikan yang berkualitas dan bermutu.


"Untuk itu bagi setiap murid yang dianggap berprestasi maka pihak yayasan akan memberi kesempatan bagi pelajar tadi untuk disekolahka ke Tionghua," ucapnya.


Terlepas dari masalah pendidikan, Wali kota memberikan apresiasi kepada yayasan yang keberadaannya saat ini juga dianggap mampu menaungi panguyuban warga Tionghoa di Samarinda. "Semoga keragaman multi etnis di Samarinda yang mengedepankan gotong royong serta kondusifitas bisa menjadi contoh bagi daerah lain," harap Jaang yang juga menjabat sebagai Pembina PDKT kota Samarinda.


Syukuran pagi itu juga dimeriahkan kreatifitas yang ditampilkan oleh para pelajar dan guru Sekolah Tiga Bahasa, hadir dalam kesemptan tersebut Kepala Kesbangpol Linmas Samarinda Erham Yusuf, Camat Samarinda Kota Wiwiek Rosevelt serta Kabag Humas dan Protokol Samarinda Masrullah. (hms)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved