Mulai Dikagumi Semua Kalangan
Pusamania Borneo FC Menarik Antusiasme Ekspatriat

Greg Topliss, pria Inggris ini selalu antusias mendukung Pusamania Borneo.
Greg Topliss, pria Inggris ini selalu antusias mendukung Pusamania Borneo.
Photo: Donny/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 09/03/2014 05:33 WITA
Gebyar berdirinya Pusamania Borneo FC tak hanya menarik warga lokal, warga ekspatriat pun berbondong-bondong mendukung klub bentukkan suporter Pusamania itu. Salah satunya adalah Greg Topliss, warga London, Inggris.


Greg yang menjadi Director Study di salah satu pusat pembelajaran bahasa inggris di Samarinda ini mengagumi Pusamania FC yang merupakan klub pertama yang didirikan suporter. "Saya sangat antusias dengan kehadirian tim ini, kekompakan dan persatuan tim ini membuat saya bangga," ujarnya.


Tinggal di Samarinda 9 tahun, Greg mengaku menikmati atmosfer suporter di Samarinda. "Saya bergabung bersama Pusamania sejak 2008, dan saya tidak pernah menyesalinya. Besok saya akan memperpanjang KTA bersama teman-teman lainnya," tutur suami wanita Bugis asli Samarinda ini.


Ia pun mengatakan banyak mengoleksi merchandise beraroma Pusamania."Saya punya 10 kaos Persisam, kandang dan tandang, puluhan kaus Pusamania, dan pernak-pernik lainnya. "Yg paling saya suka kedekatan suporter dengan para pemain. Itu yg paling penting," imbuh Greg yang juga suporter Liverpool ini.


Ia pun mengagumi M. Roby sebagai penain yang merupakan sosok teladan bagi para pemuda. "Kapten pemain hebat, dia memiliki passion dan antusias. Dia contoh yang terbaik untuk pemain muda," tutup Greg.


Baginya, Pusamania Borneo FC ini adalah klub yang 100% akan dia dukung. "Saya merasa memiliki klub ini, jadi saya ingin sepenuhnya menjadi pendukung tim ini. Semoga klub ini bisa langsung promosi ISL musim ini."


"Secara pribadi, saya ingin menyaksikan Aldo Baretto sebagai andalan Pusamania Borneo FC. Saya juga pilih Hariono dari Persib untuk masuk tim karena semangat dan daya juangnya," ungkap ayah dari 3 anak ini.


Ia pun menilai persepakbolaan di Indonesia tak berbeda jauh dengan di Inggris. "Sepakbola itu bahasa universal, semangat dan loyalitas menjadi hal yang utama. Tetapi Indonesia negara yang gila sepakbola melebihi negaraku sendiri," ungkapnya lagi. (chi)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved