Folder Gang Indra Hanya 40 Persen Kurangi Banjir

Sebagian warga memanfaatkan folder di kawasan air hitam ini untuk memancing.
Sebagian warga memanfaatkan folder di kawasan air hitam ini untuk memancing.
Photo: fotodeka

mySAMARINDA.com - 09/03/2014 05:52 WITA
Upaya Pemkot melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) dalam menanggulangi banjir pada Jl Suryanata dan Pangeran Antasari melalui polder Gang Indra ternyata belum optimal. Secara teknis, polder Gang Indra hanya mampu kurangi banjir di Jalan Suryanata dan Antasari sebesar 40 persen saja.


Hal ini diungkapkan Kasi Pengelolaan dan Penyediaan Air Baku, Bidang Pengendalian Banjir DBMP Samarinda, Rosnayadi Novida kepada MySAMARINDA, kemarin. "Sesuai rencana, polder Gang Indra akan kurangi banjir sekitar 40 persen. Sementara itu, saat ini upaya dilakukan baru capai setengahnya saja," ungkap Novida.


Ia menjelaskan, saat ini Pemkot telah siapkan empat buah pompa untuk memindahkan air di Gang Indra menuju Jalan Banggeris dan diteruskan ke Sungai Manggis di Jalan Cendana. Kemudian, pihaknya akan mengubah Sungai Manggis jadi 'Long Storage' sepanjang 400 meter dan akan dianggarkan tahun ini senilai Rp4 miliar.


"Semacam kolam penampungan, dengan kedalaman empat meter. Pada ujung kolam dibuat pintu air dengan pompa pembuangan. Sehingga daya tampung di sungai lebih besar," tuturnya.


Banjir terjadi di kawasan itu akan ditangani satu sistem. Dimana, air dari kawasan Suryanata akan ditampung di polder Suryanata, saat ini sedang dikerjakan Pemprov. Kemudian dialirkan menuju Sungai Suryanata dan masuk ke polder Gang Indra. "Dari Folder Gang Indra akan dialirkan ke Jalan Antasari dan Jalan Banggeris. Nah 60 persen menjadi banjir di Jalan Antasari," jelasnya.


Novida menjelaskan, selama ini banjir masih terjadi karena belum selesai polder Suryanata dibuat Pemprov. Sementara di Sungai Karang Asam Kecil dan Sungai Manggis terlalu cepat dangkal. "Jika terus dilakukan pengerukan, perlu biaya cukup besar, setelah dikeruk pasti lumpur akan menebal lagi. Apalagi di Muara Karang Asam Kecil sekitar 350 meter terjadi penyempitan dari rumah warga yang ada disana," pungkasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved