Sampah Berserakan di Kedondong Dalam

Sampah yang berserakan di Jl Kedondong Dalam ini menimbulkan bau tak sedap bagi warga sekitar.
Sampah yang berserakan di Jl Kedondong Dalam ini menimbulkan bau tak sedap bagi warga sekitar.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 09/03/2014 19:19 WITA
Ditepi Jl Kedondong Dalam V, perbatasan antara RT 26 dan RT 7, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, jadi tempat pembuangan sementara (TPS). Hampir di sepanjang jalan, sampah menumpuk dan berserakan hingga ke jalan, yang juga tembus ke Jl Suwandi.


Diungkapkan warga sekitar, Samuel, tumpukan sampah di kawasan tersebut sudah lama ada. Warga juga kerap melakukan bersih-bersih dan memasang larangan tidak membuang sampah pada lokasi tersebut, namun sampah tetap saja ada.


"Sebenarnya tumpukan di sampah itu sudah lama. warga sudah berupaya membersihkan. Tapi setiap habis dibersihkan, nanti ada lagi sampah yang menumpuk. Dan hal tersebut terus berulang," Ucap Samuel siang tadi.


Ia melanjutkan, lokasi tumpukan sampah memang berada di tanah kosong milik warga, yang belum dimanfaatkan. Namun bau yang ditimbulkan dari sampah rumah tangga itu, sampai ke pemukiman warga yang berjarak sekitar 50 meter tersebut.


"Saya rasa yang membuang sampah ini akibat kebiasaan saja, entah siapa yang memulai. Padahal warga di RT 7 Jalan Kedondong maupun warga RT 26 Jalan Suwandi, punya petugas kebersihan lingkungan," imbuhnya.


Sementara itu, Lurah Gunung Kelua Wisbar Aldar yang dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, memang di kawasan lingkungan Voorvo hingga Jalan Suwandi tidak ada TPS. Dan TPS terdekat berada di Jalan Pramuka milik Sempaja Selatan dan Jalan Trisari di Kelurahan Sidodadi.


"Letak TPS sampah yang jauh mungkin jadi penyebab adanya tumpukan sampah disana, siapa yang memulai dan membuang kesana saya tidak tahun. Warga sekitar juga tak mungkin membuang sampah di sana, karena sudah miliki korling," tutur Wisbar kepada mySAMARINDA.


Pihaknysa saat ini sedang melakukan upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dimana kelurahan akan berusaha mencari pemilik lahan. Untuk dipinjam, agar dapat ditaruhi kontainer saja dulu disana.


"Kalau nanti ketemu, kami akan pinjam tanah kosong tersebut. nantinya akan diletakan kontainer sampah dulu. Sehingga petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda dapat mengangkut sampah," ungkap Wisbar. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved