Cegah Pertumbuhan Amor
SMPN 22 Larang Siswa Bawa Motor

Siswa SMPN 22 di Jl Pahlawan beramai-ramai menunggu angkot. Pihak sekolah melarang siswa untuk membawa kendaraan sendiri untuk menghindari aksi kebut-kebutan yang kerap dilakukan pelajar.
Siswa SMPN 22 di Jl Pahlawan beramai-ramai menunggu angkot. Pihak sekolah melarang siswa untuk membawa kendaraan sendiri untuk menghindari aksi kebut-kebutan yang kerap dilakukan pelajar.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 11/03/2014 07:13 WITA
Keberadaan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 22 yang berada di tengah kota ternyata menguntungkan bagi siswa sekolah tersebut. Sehingga pihak sekolah memberlakukan aturan dengan melarang siswa membawa motor ke sekolah.


Kepala SMPN 22 Drs. Sudiyo, MM mengatakan memang melarang siswanya untuk membawa kendaraan ke sekolah. Karena siswa dapat menggunakan angkutan kota (angkot) ke sekolah yang berada di Jalan Pahlawan.


"Di sini siswa memang tak boleh bawa kendaraan dan siswa tak ada yang protes karena memang letak sekolah kami strategis. Jadi seluruh trayek angkutan kota melewati sekolah kami," ucap Sudiyo, kepada mySAMARINDA.


Sebagai pilihan, lanjutnya, siswa banyak yang menggunakan angkutan kota dan juga diantar jemput oleh orang tua mereka. Untuk yang tinggal cukup jauh biasanya mereka menggunakan angkot secara beramai-ramai dengan menyewa angkot tersebut. "Selain menyewa ada juga yang secara rombongan naik angkotnya. Yang paling jauh siswa tinggal di wilayah Lempake dan Mugirejo," paparnya.


Sudiyo mengatakan, tingginya tingkat kecelakaan pada usia remaja saat ini sangat mengkhawatirkan. Hal ini yang menjadi alasan pihaknya melarang siswa membawa kendaraan ke sekolah.


"Kami tentu sangat prihatin dengan banyaknya remaja yang terlibat dalam kecelakaan lalu-lintas. Apalagi seumuran siswa SMP tentu belum memiliki SIM, jadi kami tak izinkan siswa bawa kendaraan sendiri," pungkasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved