Tertuang di PDLH, Sekaligus Ganti Pemimpin
Walhi Kaltim Siap Tangani Konflik Sumberdaya Alam

Pengelolaan sumberdaya alam yang tak tegas oleh pemerintah di Kaltim dianggap dapat menjadi sumber konflik struktural.
Pengelolaan sumberdaya alam yang tak tegas oleh pemerintah di Kaltim dianggap dapat menjadi sumber konflik struktural.
Photo: Ist

mySAMARINDA.com - 11/03/2014 07:19 WITA
Banyaknya sumberdaya alam di Kaltim ternyata juga dapat menjadi pemicu konflik struktural. Untuk itu, Eksekutif Daerah (ED) Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim akan menangani kasus struktural pada seluruh sektor sumberdaya alam.


Direktur Walhi Kaltim terpilih, Fathur Roziqin Fen mengatakan, bahwa selama ini seluruh kebijakan pengelolaan sumberdaya alam yang dikeluarkan pemerintah selalu meminggirkan masyarakat kecil. Dengan melihat banyak konflik tapal batas atau konflik perampasan lahan oleh investor kepada masyarakat yang ada disekitar tempat kelola sumberdaya alam.


"Contohnya seperti di Penajam Pasir Utara (PPU), Kecamatan Waru. Dimana masyarakat adat yang mengelola hutan malah ditangkap karena dianggap melakukan ilegal logging. Padahal itu hanya memuluskan langkah investor mengeksploitasi sumberdaya alam yang mengakibatkan kerusakan lingkungan," bebernya kepada mySAMARINDA.


Banyaknya kasus seperti itu, lanjutnya, tak ada yang jadi referensi pihaknya dapat diselesaikan oleh pemerintah. Sehingga Walhi menilai, Kaltim saat ini memiliki potensi konflik struktural cukup banyak akibat pengelolaan sumber daya alam yang salah oleh pemerintah.


"Seharusnya gerakan lingkungan hidup tak lagi milik kelompok kaum muda saja, tapi harus jadi gerakan seluruh rakyat, termasuk pemerintah. Sehingga tak ada lagi ketimpangan kewenangan oleh pemerintah terhadap perusahaan yang mengelola sumberdaya tersebut dengan masyarakat disekitar tempat kelola sumberdaya," papar Iqin, sapaan akrabnya.


Semua ini juga tertuang dalam mandat Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) ke VI Walhi Kaltim yang juga memilih pimpinan baru untuk empat tahun kedepan. Selama dua hari, dalam forum tersebut resmi memilih Fathur Roziqin Fen sebagai Direktur Eksekutif periode 2014-2018 yang menggantikan Isal Wardhana yang telah memimpin Walhi sejak 2010 sampai 2014. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved