Steril Sebelum Ramadan
Pemkot Bentuk Tim Penutup Lokalisasi Loa Hui

Rencana Pemkot Samarinda untuk menutup lokalisasi Loa Hui cukup serius ini ditunjukan dengan terbentuknya tim untuk menutup lokalisasi tersebut. Ditargetkan pada tanggal 1 Juli mendatang kawasan Loa Hui sudah steril dari kegiatan
Rencana Pemkot Samarinda untuk menutup lokalisasi Loa Hui cukup serius ini ditunjukan dengan terbentuknya tim untuk menutup lokalisasi tersebut. Ditargetkan pada tanggal 1 Juli mendatang kawasan Loa Hui sudah steril dari kegiatan
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 23/03/2014 11:44 WITA
Pemkot memastikan akan menutup Lokalisasi Suka Damai Loa Hui di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir. Dimana pemkot telah membentuk tim yang terdiri dari Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos), Dinas Sosial Provinsi, Satpol PP dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).


Asisten III Bidang Kesejahteraan Setkot Samarinda, HM Ridwan Tassa memimpin pembentukan tim penutupan Loa Hui dan disepakati penutupan lokalisasi yang dikeluhkan warga karena berdekatan dengan perkampungan itu akan ditutup secara resmi pada 1 Juli 2014 dirangkai penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) jelang Ramadan 1435 Hijriah.


"Mulai 1 Juli, lokalisasi Loa Hui ditutup dan tidak ada aktivitas lagi. Kami sudah bentuk tim yang bekerja sebelum penutupan. Kami pastikan, setelah ditutup, maka tak akan ada lagi yang memasuki kawasan itu, karena akan dijaga aparat kepolisian dan Satpol PP," kata Ridwan, kepada MySamarinda.


Terkait rencana penutupan lokalisasi tersebut, pihaknya akan menyebarkan kuisioner sebagai bentuk inventarisasi penghuni lokalisasi yang ingin pulang ke kampung halaman atau ingin bekerja dan membuka usaha di Samarinda. Hal itu dilakukan agar 250 penghuni lokalisasi bisa hidup layak.


"Jika yang ingin pulang kampung akan dibantu oleh Dinas Sosial provinsi yang juga sudah kerjasama dengan Jawa Timur. Sementara yang ingin masuk rehabilitasi maka akan dilatih berbagai keterampilan oleh Dinkessos," tambahnya.


Sikap tegas Pemkot menutup lokalisasi Loa Huni mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda, KH Zaini Naim. Karena, walikota serius menutup lokalisasi. Ia juga mengimbau Pemkot dan masyarakat tetap mengawasi aktivitas di sekitar lokalisasi agar tak ada kegiatan prostitusi lagi. Ia khawatir keputusan menutup Loa Hui kerap lupakan pengawasan dan pengamanan setelah ditutup. "Dengan menutup lokalisasi, maka membantu tugas pokok MUI, karena prostitusi perzinahan termasuk kemungkaran," tegasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved