Lokalisasi Loa Hui Harus Secepatnya Ditutup

Meski mendapat penolakkan, Lokalisasi Suka Damai Loa Hui disaranakan segera ditutup.
Meski mendapat penolakkan, Lokalisasi Suka Damai Loa Hui disaranakan segera ditutup.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 24/03/2014 20:10 WITA
Rencana Pemkot untuk menutup Lokalisasi Suka Damai Loa Hui di Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir juga mendapat sambutan positif dari anggota Komisi I DPRD Samarinda Shamri Saputra. Karena, areal lokalisasi yang kini dipadati pemukiman warga itu dinilai sudah tidak pantas dipertahankan. Sehingga lokasi tersebut harus segera ditutup dan ada tindakan nyata dari Pemkot.


"Bahkan wacana penutupan ini sebenarnya sudah cukup lama. Warga setempat juga sudah berulang kali meminta agar ditutup. Kalau dulu memang tidak masalah karena masih berupa hutan dan sepi. Kalau sekarang jelas tidak bisa," ucap Shamri, kepada MySamarinda.


Politisi PKS itu melanjutkan, masyarakat sebenarnya sudah lama menunggu tindakan nyata dari Pemkot. Bahkan penutupan sudah bisa dilakukan sejak beberapa waktu lalu, saat terjadi kebakaran di kompleks pelacuran tersebut. Namun saat itu tak ada tindakan tegas dari pemerintah, sehingga lokalisasi tersebut kembali didirikan dan beroperasi hingga sekarang.


"Langsung saja ditutup. Tidak perlu menunggu lama. Karena semua warga menunggu tindakan nyata. Pengelola juga sudah tidak ada masalah lagi," tuturnya.


Ia menambahkan, beberapa waktu yang lalu pihaknya juga sudah merekomendasikan agar Loa Hui dikembalikan pada fungsi awal yakni sebagai pemukiman. Ditambah dengan mayoritas PSK dilokalisasi itu bukan orang asli dari samarinda tetapi para pendatang dari luar daerah, sehingga Pemkot juga harus mendata mereka, jika bukan warga Samarinda dikembalikan ke daerah masing-masing.


"Itu kan awalnya memang pemukiman, kemudian ada segelintir orang yang memanfaatkan tempat tersebut menjadi kompleks, dan pada waktu terjadi kebakaran masyarakat disitu juga tidak keberatan kalau kemudian tidak ada lagi kegiatan prostitusi disitu," katanya.


Sebelumnya, Pemkot Samarinda, sudah membentuk penutupan dan melakukan kooordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim, Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) Samarinda, SAtpol PP dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ada dua opsi yang ditawarkan untuk penghuni lokalisasi tersebut.


Yakni direlokasi ke Lokalisasi Solong di Samarinda Utara dengan pertimbangan, Pemkot sudah konsisten untuk tidak menambah lokalisasi baru. Sedangkan alternatif kedua adalah dengan memulangkan para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang jumlahnya mencapai 250 orang itu ke daerah asalnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved