Soal Rencana Penutupan Lokalisasi Loa Hui
Warga Minta Pemkot Perhatikan Dampak Ekonomi

Usaha warga yang ada di wilayah Jalan Kurnia Makmur dan Cipto Mangunkusumo ini dikhawatirkan akan menerima dampak ekonomi dari penutupan lokalisasi Loa Hui.
Usaha warga yang ada di wilayah Jalan Kurnia Makmur dan Cipto Mangunkusumo ini dikhawatirkan akan menerima dampak ekonomi dari penutupan lokalisasi Loa Hui.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 28/03/2014 04:31 WITA
Rencana penutupan Lokalisasi Suka Damai Loa Hui di Kelurahan Harapan baru, Loa Janan Ilir ternyata juga memiliki dampak lain. Banyak pihak yang mengkhawatirkan dengan ditutupnya lokalisasi tersebut malah menyulitkan ekonomi warga sekitar.


Salah seorang warga, Makmur mengungkapkan, selama ini usaha pulsa yang dijalankannya memiliki langganan tetap dari para penghuni lokalisasi Loa Hui tersebut. Begitu juga dengan para warga lainnya yang banyak mendapatkan manfaat dari keberadaan lokalisasi tersebut.


"Saya tidak menghalangi upaya pemerintah, hanya minta lebih perhatikan dampak ekonominya jika dilakukan penutupan. Karena warga disini cukup merasakan keuntungan dari adanya wisma (lokalisasi) tersebut selama 20 tahun ini," ungkap Makmur, kepada MySamarinda.


Kemudian, Ketua Forum Masyarakat Harapan Baru Bersatu (PMHBB), Suriansyah mengatakan, akan banyak masyarakat yang merasakan dampak dari kebijakan Pemkot Samarinda ini. Bahkan dianggap bakal menghilangkan mata pencaharian warga sekitar.


"Tidak hanya para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang harus kehilangan sumber pekerjaan, warga juga akan terkena dampaknya. Untuk itu, pemkot harus juga pikirkan solusi terbaik kepada warga yang selama ini merasakan keuntungan dengan adanya lokalisasi tersebut," tuturnya.


Ia menambahkan, apa yang menjadi rencana pemerintah sudah seharusnya memiliki alasan kuat dan mampu menanggulangi dampak yang bakal muncul. Apalagi selama ini keberadaan lokalisasi tersebut masih cukup terpencil jika dibandingkan dengan lokalisasi yang lainnya.


"Pemerintah harus lebih arif. Karena ini bukan semata-mata karena masalah keberadaan lokalisasi, namun juga menyangkut hajat hidup orang banyak," ujarnya mengakhiri. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved