Curah Hujan Tinggi, Warga Diminta Waspada Banjir


 Hujan yang dirasakan warga Samarinda akhir-akhir ini akan tetap terjadi beberapa waktu kedepan. Untuk itu BMKG meminta warga yang berada dikawasan langganan banjir diminta untuk waspada. Hujan yang dirasakan warga Samarinda akhir-akhir ini akan tetap terjadi beberapa waktu kedepan. Untuk itu BMKG meminta warga yang berada dikawasan langganan banjir diminta untuk waspada.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA


Warga Samarinda selalu terjebak banjir disaat hujan deras maupun saat matahari sedang terik.
Warga Samarinda selalu terjebak banjir disaat hujan deras maupun saat matahari sedang terik.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 02/04/2014 16:11 WITA
Beberapa hari terakhir, hujan disertai angin kencang kerap melanda Kota Tepian, warga Samarinda juga harus berjaga-jaga terhadap kondisi cuaca belakangan ini. Begitu juga dengan perubahan dari cuaca panas tiba-tiba hujan.


Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Temindung Samarinda, Sutrisno, kepada MySamarinda menjelaskan curah hujan di Samarinda masih cukup tinggi dan masih masuk dalam grafik musim hujan. Bahkan, BMKG memprediksi, musim kemarau akan terjadi pada akhir Mei hingga awal Juni mendatang.


"Curah hujan masih potensi cukup tinggi, begitu juga intensitasnya. Sementara angin masih tergantung kondisi awan, kata Sutrisno, sore tadi.


Ia menambahkan, saat musim hujan, angin di Kalimantan tidak setiap hari seperti di Pulau Jawa. Biasanya, angin deras ditimbulkan dari awan kumulonimbus atau Cb dan juga aliran udara yang naik dan turun. Rata-rata kecepatan angin antara 4 sampai 20 kilometer perjam. Sedangkan saat ada awan Cb, mencapai 20-60 kilometer perjam.


Ia menegaskan, cuaca yang terjadi akhir-akhir ini masih akan terjadi beberapa waktu ke depan. Namun, awan tersebut hanya bersifat lokal. Diterangkan, awan kumulonimbus merupakan awan konvektif, yakni awan yang terbentuk dari pemanasan.


Musim pancaroba di Kalimantan tak begitu tampak seperti di Pulau Jawa, sebab antara musim penghujan dan kemarau tak konstan. "Disebut pancaroba, tapi saat musim kemarau sesekali hujan. Jadi, susah juga disebut musim pancaroba, ucapnya.


"Menimbulkan sambaran petir dan di puncaknya ada lapisan es. Biasanya, bila ada awan, akan turun hujan. Sebelumnya diawali dengan tiupan angin," tuturnya.


Selain itu, sifat kemarau di daerah yang terletak di garis khatulistiwa adalah kemarau basah. Namun tetap waspada terhadap banjir. Karena itu masyarakat diharapkan tetap tanggap akan terjadi banjir. Data rata-rata, curah hujan dalam 10 hari berturut-turut pada Maret mencapai 77,6 milimeter.
"Melihat curah hujan masih cukup tinggi, wilayah langganan banjir di Samarinda harus tetap waspada," pungkasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved