Ancam Keselamatan Pengendara
Ceceran Koral Penuhi Jl Teuku Umar

Jalan Teuku Umar ini dipenuhi tumpahan batu koral dan semen curah yang mengancam pengendara, selain itu kondisi jalan juga jadi rusak dan berlubang.
Jalan Teuku Umar ini dipenuhi tumpahan batu koral dan semen curah yang mengancam pengendara, selain itu kondisi jalan juga jadi rusak dan berlubang.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 03/04/2014 01:02 WITA
Ceceran material berupa batu koral di sepanjang Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, menjadi keluhan banyak pengendara. Karena kondisi jalan jadi tak nyaman lagi untuk dilalui kendaraan roda dua maupun empat.


Ketua Lembaga Pembedayaan Masyarakat (LPM) Karang Asam Ulu, Markani mengatakan, selain membuat jalan tidak nyaman karena debu, hal itu juga dinilai sangat membahayakan pengendara yang melintas. Sejauh ini pihak kelurahan maupun LPM sudah banyak mendapatkan laporan dari warga mengenai adanya ceceran koral di sana.


"Kondisi jalan tersebut sudah terjadi tahunan, ceceran berhambur di sana akibat truk yang tiap hari melintas. Selain itu juga karena truk ready mix yang sering melintas di jalan tersebut," ujarnya, kepada MySamarinda.


Ia menjelaskan, kemungkinan belum ada laporan karena warga tak ada yang bermukim di lokasi tersebut hanya pengusaha yang tinggal di sana. Namun pihaknya berharap pemerintah tetap memperhatikan kondisi jalan tersebut. Kondisi tersebut sempat membuat pengendara roda dua terjatuh.


"Akibat kondisi jalan tersebut, pengendara yang melintas harus berhati-hati, khususnya sepeda motor. Kita berharap pada pemerintah agar memperhatikan jalan tersebut, jangan sampai korban yang lebih parah lagi," tuturnya.


Selain menyebabkan debu, hal itu juga sangat membahayakan pengendara yang melintas. Apalagi, saat musim panas Jalan Teuku Umar ini sangat berdebu dan musim hujan, kondisinya pun lebih parah yaitu becek dan berlubang.


"Kondisi ini memang telah terjadi setahun belakangan ini. Ditambah dengan truk yang membawa koral serta ready mix menuju pergudangan meninggalkan ceceran material. Apalagi jalan itu tidak pernah dibersihkan dan diperbaiki," pungkasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved