Pesut Etam Optimis Tembus ISL
Manajer PBFC Ikuti Managerial Meeting Di Jakarta

Tommy Ermanto Pasemah saat memberikan intruksi kepada skuad PBFC di Stadion Segiri Samarinda.
Tommy Ermanto Pasemah saat memberikan intruksi kepada skuad PBFC di Stadion Segiri Samarinda.
Photo: Arul/PusamCyber

mySAMARINDA.com - 03/04/2014 01:02 WITA
Saat para punggawa Pusamania Borneo Football Club (PBFC) sibuk berlatih demi mengarungi ketatnya Divisi Utama musim ini, jajaran manajemen pun tak berpangku tangan demi hal yang sama.


PBFC yang diwakili Tommy Ermanto Pasemah selaku manajer mengikuti rangkaian acara Manajerial Meetings yang digelar PT. Liga Indonesia di Jakarta sejak selasa (1/4) kemarin. "Ya sebagai kontestan Divisi Utama musim ini kita dapat undangan dari PT. Liga, acara ini jadi wajib hukumnya karena seluruh tim mengirimkan perwakilannya. Apalagi dengan target kita menjadi tim profesional, ini bisa jadi langkah maju untuk kita ke depan."


Dalam acara yang sama, disebutkan hanya ada 2 tim teratas masing-masing grup yang akan mengikuti babak 16 besar. "Dari 8 grup yang berisi 8 tim, nanti akan diambil 2 tim untuk maju ke tahap selanjutnya, Saya rasa ini positif untuk klub kita," ucapnya kepada mySAMARINDA.


Ia pun mengaku optimis klub berjuluk Pesut Etam ini akan menjadi tim yang mampu berbicara di pentas Divisi Utama yang digulirkan mulai 15 April nanti. "Dari banyak tim yang bersiap, kita termasuk yang paling siap. Semoga dengan ini kita bisa menangkan seluruh laga," tambahnya optimis.


Sementara itu, di tempat yang sama juga diadakan pelatihan Transfer Match System (TMS) yang pada dasarnya menjadi acuan pemain asing yang ingin berlaga di persepakbolaan di Indonesia. Utusan PBFC untuk pelatihan ini, Donny Fahrochi mengaku TMS menjadi faktor penting dalam sistem persepakbolaan modern.


"Dalam sistem ini semua data pemain dan pelatih bisa terpapar jelas, dari mana ia berasal, klub apa yang pernah ia perkuat, dan prestasi seperti apa yang ia capai. Intinya TMS ini jadi acuan dalam legalitas transfer pemain yang diakui oleh FIFA," bebernya.


"Sebagus apapun pemainnya, bila tidak punya dokumen yang diperlukan dia tidak bisa tampil di liga profesional, dalam hal ini Divisi Utama," Pungkasnya. (chi)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved