Atasi Pengetap BBM di SPBU
Samarinda Bentuk Satgas Distribusi BBM

Wawali Samarinda, Nusyirwan Ismail, tampak kesal kepada pemilik SPBU yang tak ketat dalam mengawasi pendistrubusian bbm bersubsidi.
Wawali Samarinda, Nusyirwan Ismail, tampak kesal kepada pemilik SPBU yang tak ketat dalam mengawasi pendistrubusian bbm bersubsidi.
Photo: Humas

mySAMARINDA.com - 10/04/2014 20:05 WITA
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menindaklanjuti keberadaan pengetap (pengumpul) Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara illegal yang saat ini semakin marak di kota Tepian. Bahkan keberadaannya membuat masyarakat Samarinda semakin resah.


Disinyalir keterlibatan petugas SPBU dalam bisnis 'haram' ini menjadi penyebab masyarakat tidak kebagian BBM bersubsidi seperti solar. Untuk itu Pembentukan satgas ini sendiri dianggap penting. Karena keberadaannya diharapkan dapat terus memantau praktek pengoplosan maupun pengetapan BBM Solar maupun bensim di SPBU yang dibawa oleh pelaku ketempat penumpukan.


Sekedar diketahui, April tahun lalu, Wawali Samarinda pernah menangkap belasan roda empat jenis pikap modifikasi yang mengantre di SPBU Jalan Kadrie Oening. Aksi yang sama terulang lagi Februari kemarin, di SPBU yang sama Wawali kembali mempergoki antrean belasan mobil pengetap BBM hasil dari aduan warga sekitar. tapi sayangnya sebelum ketangkap, para pengetap ini keburu ngacir sebelum melakukan aksinya.


Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail mengatakan dari hasil rapat membahas distribusi BBM yang belum lama ini digelar, menyimpulkan unsur di dalam Satgas nanti terdiri dari unsur Disperindag Samarinda, Bagian Ekonomi, Badan Perizinan,dan Satpol PP. Serta melibatkan unsur Polresta dan Badan Intelejen Daerah, tak ketinggalan dari Kejaksaan Negeri Kodim serta Pertamina itu sendiri.


Sebenarnya sebelum saran pembentukan Satgas, langkah untuk memasang CCTV di SPBU sudah terpikirkan sebelumnya. Maksudnya menurut Wawali, untuk mengontrol adanya pengetap saat melakukan transaksi. "Tapi sepertinya alat kontrol ini masih bisa diakalin oleh pihak SPBU," kata Nusyirwan.


Begitu juga dengan langkah pembatasan konsumsi BBM bagi pengendara seperti yang dilakukan oleh Balikpapan, namun urung untuk dilakukan, karena kemungkinan saja menurut dia petugas operator SPBU tadi bisa saja sudah bekerjasama dengan salah satu oknum pengetap. Hal ini yang membuat dirinya pesimis untuk melakukan dua langkah tadi .


"Karena info dari masyarakat sudah ada nama inisial G salah seorang pengumpul besar dari pembelian besar oleh pengetap di SPBU kendati harus kita cek dulu kebenarannya untuk itu pentingnya satgas ini untuk terus memantau," ujar Nusyirwan.


Tak hanya sekedar membentuk tim Satgas,untuk langkah selanjutnya, Pemkot juga akan mensurati Pertamina di Balikpapan untuk memperhatikan langkah-langkah konkrit terhadap SPBU.


Mengingat Pertamina mempunyai kekuatan dengan kontrak penjualan kepada SPBU. Jadi apabila ada pelanggaran terhadap penyaluran BBM subsidi nantinya, maka mungkin saja Pertamina bisa menjatuhkan hukuman kepada SPBU.


"Sanksinya mungkin saja pertamina bisa mengalokasikan BBM subsidi ke SPBU lain," ungkapnya. Karena memang ada ikatan antara Pertamina dan SPBU. "Untuk itu wira usaha di Pertamina nanti akan kita masukan dalam Satgas," sebutnya. (Hms)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved