Baru Dilantik, Hanya Sekali Latih PPK dan PPS
KPU Samarinda Akui Pileg Kali Ini Minim Bimbingan Teknis

 KPU Samarinda meyakini akan lebih siap pada Pemilu Presiden (Pilpres) nanti dengan lebih intens memberikan Bimtek hingga ketingkat bawah.
KPU Samarinda meyakini akan lebih siap pada Pemilu Presiden (Pilpres) nanti dengan lebih intens memberikan Bimtek hingga ketingkat bawah.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 19/04/2014 12:51 WITA
Banyaknya kesalahan selama pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) di Kota Tepian diakui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda akibat minimnya Bimbingan Teknis.


Dimana KPU Samarinda seharusnya memberikan bimbingan teknis kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).


Komisioner KPU Samarinda, Dwi Haryono mengatakan, minimnya bimtek yang dilakukan KPU Samarinda karena pendeknya waktu yang dimiliki komisioner KPU. Sebab Komisioner KPU Samarinda baru dilantik pada tanggal 18 Maret lalu, sehingga hanya sempat melakukan bimtek sekali saja.


"Belum lagi dengan persiapan yang lain, sehingga persiapan bimtek jadi tak maksimal. Saat itu kami melakukan bimtek hanya sehari dan hanya ada dua orang Ketua KPPS yang hadir. Sedangkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hadir semua," ucap Dwi, siang kemarin.


Seharusnya, lanjutnya, bimtek itu dilakukan minimal tiga kali dengan membahas semua tahapan pemilu. Kemudian dilanjutkan dengan bimtek oleh PPK terhadap panitia pemungutan suara (PPS) di kelurahan hingga ketingkat KPPS.


"Kita bahas dari proses penyusunan dan penyediaan logistik, proses rekapitulasi data, penyusunan data pemilih dan lainnya. Sementara kemarin kami hanya lakukan sehari saja, akhirnya malah banyak pelanggaran," paparnya.


Ia menjelaskan, pihaknya juga sudah mengantisipasi minimnya bimtek dengan memberikan modul pelaksanaan dan surat edaran. Sehingga petunjuk teknis terkait pelaksanaan Pemilu pada tingkat TPS bisa mengacu pada modul tersebut. "Mungkin karena pemahaman yang berbeda dalam satu forum maka juga buatkan modul dan surat edaran terkait pelaksanaan teknis," tuturnya.


Untuk Pemilu Presiden (pilpres) nanti, pihaknya berjanji akan mengevaluasi ulang anggota KPPS dan juga yakin bahwa Bimtek akan lebih maksimal. Dengan waktu sekitar tiga bulan dan tahapan yang sudah dipelajari, KPU Samarinda berupaya untuk mengurangi kesalahan yang terjadi. "Jika pilpres kami lebih optimis, selain ada waktu sekitar tiga bulan, seluruh tahapan pilpres juga sudah kami terima," pungkasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved