Proses Pelanggaran Kutim Diselidiki Panwaslu dan Kepolisian
KPU Provinsi Sudah Terima Perhitungan Seluruh Kaltim

KPU Kaltim telah menerima hasil perhitungan surat suara dari seluruh kota/kabupaten di Kaltim.
KPU Kaltim telah menerima hasil perhitungan surat suara dari seluruh kota/kabupaten di Kaltim.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 24/04/2014 19:20 WITA
Proses rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim sudah berlangsung mulai Rabu (23/4) kemarin dan saat ini seluruh kabupten/kota sudah menyerahkan hasil perhitungan. Sebelumnya, KPU Kaltim belum menerima hasil rekapitulasi dari KPU Kutai Timur (Kutim) akibat adanya penghitungan ulang pada rapat pleno rekapitulasi KPU Kutim.


Ketua KPU Kaltim, Ida Farida mengatakan, hingga kemarin siang proses penghitungan di Kutim masih berlangsung dan baru selesai Rabu malam. Setelah pihaknya meminta agar KPU Kutim dapat melakukan perbaikan dalam proses penghitungan tersebut dan dapat selesai pada level kabupaten/kota.


"Kami sudah terima hasil dari KPU Kutim tadi malam. Sementara penghitungan di sini sudah tak ada masalah lagi dan dapat dilanjutkan," ucap Ida, kepada MySamarinda.


Sementara itu, komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Saipul Bachtiar mengatakan, mengenai permasalahan Kutim ini masih ditangani oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kutim bersama dengan pihak kepolisian. Dimana apakah persoalan itu merupakan bentuk pelanggaran pemilu atau bukan masih dilakukan pemeriksaan.


"Tentunya adanya perbedaan itu akan jadi barang bukti dan diperiksa. Apakah dalam proses itu ada indikasi kejahatan pemilu atau tidak harus tunggu hasil pemeriksaan," papar Saipul.


Selain itu, pihaknya juga akan mengupayakan agar proses rekapitulasi dapat terus berjalan dan dilanjutkan pada tingkatan provinsi. Tetapi untuk pemeriksaan juga akan tetap berjalan, karena ini merupakan indikasi pelanggaran pemilu.


"Memang ini dilema, dimana proses tahapan harus terus berjalan sementara dalam hal rekapitulasi ada pelanggaran pemilu. Maka kami lakukan hal ini secara terpisah dan belum dapat menentukan apakah ini pelanggaran pemilu atau bukan," tandasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved