PKL Diminta Pindah
Jalan Ruhui Rahayu Bakal Ditata Ulang

Lahan milik Pemkot Samarinda di Jalan Ruhui Rahayu yang saat ini ditempati para PKL.
Lahan milik Pemkot Samarinda di Jalan Ruhui Rahayu yang saat ini ditempati para PKL.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 27/04/2014 20:14 WITA
Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Ruhui Rahayu, Samarinda Ulu diminta untuk segera mengosongkan lahan milik Pemkot yang selama ini mereka tempati untuk berjualan.


Karena pada kawasan itu bakal ada penataan kawasan di pinggir bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) itu, sehingga para PKL yang sebagian besar sudah mulai menetap itu diminta untuk segera pindah.


Plt Kepala Satpol PP, Rustam mengatakan, bahwa pihaknya sudah dua kali menyurati warga setempat. Surat teguran kedua tertanggal 3 April 2014 itu sudah lama disampaikan. Karena itu, tak ada lagi alasan bagi para PKL setempat untuk tidak pindah hanya karena mengaku tidak tahu.


"Kita minta supaya segera kosongkan lahan itu. Bangunannya supaya bisa segera dibongkar sendiri, rencana lokasi itu mau ditata menjadi taman kota," ujar Rustam, beberapa waktu lalu.


Walaupun itu jelas tanah Pemkot, lanjut Rustam, namun pihaknya tetap mengupayakan langkah persuasif. Karena itu, pasca surat kedua, kemungkinan akan kembali dilayangkan surat peringatan ketiga.


"Kalau sampai surat ketiga juga tidak digubris, maka kemungkinan besar akan kita tertibkan. Karena itu tanahnya Pemkot dan hendak dibangun taman. Yang jelas, untuk PKL Ruhui Rahayu ini menjadi salah satu prioritas kita," tegas Rustam.


Diperkirakan, ada sekitar 11 bangunan liar yang ada di sana dan sebagian di antaranya sudah merupakan bangunan semi permanen. Meski begitu, aset Pemkot tetap harus diamankan. Sejauh ini komunikasi terus mereka bangun. Bahkan ada pula LSM tertentu yang melayangkan surat pemberitahuan agar Pemkot bisa memikirkan nasib warga setempat yang sudah mulai menetap.


"Nanti akan kita fasilitasi pertemuannya. Paling tidak dalam bulan ini kita akan panggil mereka untuk bicarakan secara baik-baik. Yang jelas, lahan itu harus dikosongkan," tandas Rustam. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved