Perbaikan Jembatan Senyiur Mandek
Tak Ada Pembatas, Tinggal Menunggu Jatuh Korban

Perbaikan jembatan di Jl. Senyiur yang tepat di belakang gedung DPRD Kaltim ini tak jelas kenajutannya. Padahal jembatan itu memiliki peran penting dan merupakan jalur utama warga sekitar.
Perbaikan jembatan di Jl. Senyiur yang tepat di belakang gedung DPRD Kaltim ini tak jelas kenajutannya. Padahal jembatan itu memiliki peran penting dan merupakan jalur utama warga sekitar.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 30/04/2014 11:03 WITA
Perbaikan jembatan lingkungan di Jl. Senyiur, Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang tak ada kemajuan. Pasalnya, jembatan yang membentang di atas anak sungai Lok Bahu, di perbatasan RT 4 dan RT 6 tak diteruskan perbaikannya oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Samarinda.


Warga di RT 6, Abdul Rachim mengatakan, awalnya proses perbaikan jembatan dilakukan pada bulan Oktober tahun lalu. Tetapi hingga kini perbaikan hanya sebatas pembuatan tiang jembatan yang diubah menjadi tiang beton.


"Itu pun hanya pada satu sisi saja, sedangkan pada sisi satunya belum ada pondasi baru. Sedangkan badan jembatan masih terbuat dari kayu," ucap Ahim, sapaan akrabnya.


Selain itu, tiang pembatas jembatan juga sudah dilepas tetapi belum ada penggantinya, sehingga jembatan tersebut tanpa ada pembatasnya. Hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan korban bagi kendaraan yang melintas.


"Pembatas jembatan juga sudah tidak ada lagi, karena perbaikan lambat. Hal ini berbahaya bagi kendaraan yang lewat. Karena dapat langsung masuk ke sungai," paparnya.


Menurut pantauan media ini, kondisi jembatan tersebut memang sudah tidak layak lagi. Bahkan baut perekat kayu yang jadi dasar badan jembatan juga sudah banyak yang lepas. Hal ini tentunya membahayakan bagi pengguna jembatan tersebut.


"Padahal jembatan ini satu-satunya penghubung antara RT 4 dan RT 6 dan jadi jalur utama warga. Karena jika harus memutar ke Jl M. Said dangat jauh," tuturnya.

Sebelumnya jembatan tersebut memang sudah lama diusulkan untuk mendapat perbaikan. Pada bulan Oktober 2013 lalu sudah ada pekerjaan untuk memperbaiki jembatan. Namun, pekerjaan kembali mandek dan tidak ada kejelasan mengenai kelanjutannya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved