Soal 28 Proyek Bermasalah
Pemkot Samarinda Belum Selesaikan Rekomendasi BPK

Sri Haryoso Suliyanto, Kepala BPK Kaltim saat memberikan kepada awak media.
Sri Haryoso Suliyanto, Kepala BPK Kaltim saat memberikan kepada awak media.
Photo: Hafidz/mySAMARINDA

mySAMARINDA.com - 05/05/2014 04:43 WITA
Tindak lanjut Pemkot Samarinda terhadap rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim atas 28 proyek jalan bermasalah akhirnya disampaikan. Tetapi dalam tindak lanjut yang disampaikan Pemkot Samarinda tersebut, belum sepenuhnya terpenuhi.


Kepala BPK Perwakilan Kaltim, Sri Haryoso Suliyanto mengungkapkan, dari tindak lanjut yang dijalankan Pemkot atas rekomendasi pihaknya. Untuk 17 proyek yang ditangani Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) baru terselesaikan sekitar 18,25 persen sedangkan 11 proyek dari Dinas Cipta Karya dan Tata Kota (Disciptakot) hanya terealisasi 51,84 persen.


"Intinya Pemkot Samarinda sudah lakukan tindak lanjut walaupun belum seluruhnya selesai. Sementara untuk denda kepada kontraktor sudah mencapai 94 persen," ungkap Sri Harsoyo, belum lama ini.


Ia menjelaskan, alasan Pemkot belum menyelesaikan rekomendasi BPK keseluruhan, diakibatkan adanya permintaan dari kontraktor untuk mencicil perbaikan pekerjaan dan pembayaran denda. Tetapi BPK Kaltim tetap merekomendasikan untuk permasalahan ini agar dapat segera diselesaikan.


"Kami inginkan Pemkot Samarinda dapat selesaikan secepatnya, kami tak beri tenggat waktu lagi. Tetapi hal ini akan berpengaruh terhadap proses opini BPK dalam menilai keuangan Pemkot Samarinda nantinya," paparnya.


Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang mengakui bahwa masih adanya kekurangan dalam menyelesaikan rekomendasi BPK. Namun dirinya meyakinkan, akan dapat selesaikan persoalan ini kepada mitra kerja Pemkot Samarinda.


"Paling tidak dalam waktu dekat sudah dapat selesai. Karena seluruh kontraktor tersebut sudah mengetahui tentang rekomendasi BPK ini. Hanya perlu waktu dan diselesaikan dengan mencicil saja," ujar Jaang, siang kemarin.


Jaang juga menampik, adanya kontraktor yang minta tinjau ulang dengan adanya denda yang diharuskan kepada tiap kontraktor. Bahkan ia menyatakan bahwa seluruh kontraktor sudah membayar hanya dalam penyelesaiannya ada yang dengan cara mencicil.


"Rata-rata kontraktor sudah melaksanakan kewajiban semua, walaupun tidak semuanya selesai. Semoga bulan depan sudah selesai semuanya," tandasnya. (ibn)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved