Gerakan Bawah Tanah Pesut Etam
Nil Maizar Diisukan Dekat Dengan PBFC

Presiden PBFC, H. Nabil Husein Said Amin, menyiapkan komposisi terbaik untuk musim depan.
Presiden PBFC, H. Nabil Husein Said Amin, menyiapkan komposisi terbaik untuk musim depan.
Photo: fbp

mySAMARINDA.com - 16/06/2015 19:07 WITA
Usai menentukan nasib tim Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan membubarkan diri di Bali, awal bulan lalu. Otomatis kini jawara Divisi Utama 2014 itu tak lagi miliki pemain dan staf pelatih. Namun, ditengah kekosongan itu, sejumlah pemain sarat pengalaman terlihat coba dipagari manajemen PT Nahusam Pratama Indonesia (NPI).


Ya, seperti diketahui, PT NPI selaku badan hukum PBFC saat ini membentuk tim mini bernama Nahusam FC. Meski hanya untuk diterjunkan pada turnamen antar kampung di Liga Ramadhan Makassar pertengahan Juni mendatang, dilihat dari materinya Nahusam FC jelas bukan tim ecek-ecek.


Sederet nama beken seperti Zulkifli Sukur, Diego Michiels, Feri Pahabol, Jajang Mulyana, Hendra Ridwan serta Rizky Pellu kabarnya didaftarkan untuk turut serta mendampingi eks PBFC 2015 seperti Hamka Hamzah, Rachmat Latief, Zulvin Zamrun, Djayusman Trisadi, Ahmad Hisyam Tolle, Hermansyah Muclis, Terens Puhiri, Febri Setiadi Hamzah, Ali Al-Habsyi, Fandi Ahmad, Basri Lohy dan kiper asli Samarinda Hendra Susilo disiapkan untuk turun diajang tarkam berkelas di Sulawesi Selatan.


Melihat dari komposisinya, wajar jika banyak pihak yang menganggap, inilah kerangka mini PBFC untuk mempersiapkan kompetisi musim depan. Menariknya, meski sudah ada nama Tony Ho sebagai pelatih sementara, konon klub kebanggaan masyarakat Samarinda itu santer terdengar gentol mendekati Nil Maizar.


Disangkut pautkannya nama eks pelatih timnas Indonesia itu terucap dari bibir Komisaris PT NPI, Nabil Husein Said Amin. Menurut pria yang akrab tampil dengan rambut mohack-nya itu, beberapa nama calon pelatih memang sudah dirinya kantongi. "Om Tony memang dekat sama saya. Saya udah kenal lama dengan dia. Soal siapa pelatih musim depan, ya bisa saja salahsatunya coach Nil (Maizar), atau bisa juga tetap coach Arcan (Iurie)," paparnya.


Sosok Nil sendiri tergolong cemerlang di tanah air, sebelum dipercaya tukangi timnas, Nil lebih dulu mengarsiteki Semen Padang dan Putra Samarinda. Disisi lain, pada ISL 2015 lalu, sebelum kompetisi dihentikan secara resmi akibat konflik berkepanjangan PSSI dan Kemenpora, PBFC ditangan Arcan Iurie berada diperingkat 12 hasil 1 kali kalah dan 1 kali imbang serta mengoleksi 1 poin. Meski belum bisa mengukur sejauh mana pencapaian Arcan Iurie, sama seperti nasib pemain, kontrak pelatih asal Moldova itu keburu diputus dengan alasan Force Majeure.


"Pada dasarnya wacana ini itu sudah ada dalam benak saya, tapi sebelum itu dikemukakan kepada suporter kami, saya lebih condong menunggu kapan sepak bola Indonesia normal lagi, soalnya percuma kami bentuk klub bagus-bagus, kompetisi gak jelas," sahut Nabil. (AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved