Orangtua Murid Miliki Tiga Tuntutan
PTUN Samarinda Tolak Gugatan Yayasan Melati

Perseteruan antara Pemprov Kaltim dan Yayasan Melati akhirnya menemui titik terang setelah gugatan Yayasan Melati ditolak PTUN Samarinda.
Perseteruan antara Pemprov Kaltim dan Yayasan Melati akhirnya menemui titik terang setelah gugatan Yayasan Melati ditolak PTUN Samarinda.
Photo: Ist

mySAMARINDA.com - 19/06/2015 16:44 WITA
Polemik yang berkembang sejak lama antara Pemprov Kaltim dan Yayasan Melati akhirnya menemui titik terang. Sebelumnya, Yayasan Melati melakukan gugatan ke PTUN Samarinda terkait Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 180/K745/2014 yang mencabut keputusan Nomor 341/1994 tentang Penyerahan Hak Pakai/Penggunaan Tanah Hak Milik Pemprov Kaltim kepada Yayasan Melati.


Seusai keputusan ditolaknya gugatan itu, Komite SMA 10 langsung mengadakan pertemuan. Selain itu, Ridwan Tassa selaku ketua Komite SMA 10 merasa sangat bersyukur.


Dirinya lantas berharap, dengan tidak adanya lagi perseteruan Pemprov Kaltim dan Yayasan Melati, aktivitas mengajar dan pengunaan fasilitas di SMA 10 bisa kembali berjalan normal. "Bagi kami, yang penting anak-anak bisa sekolah dengan aman dan nyaman, sehingga semua siswa dari kelas X-XII bisa terpacu untuk meraih prestasi," katanya.


Dalam putusan itu juga dijelaskan bahwa Pemprov Kaltim diberikan kewenangan untuk mengelola tanah di SMA 10 beserta seluruh aset diatasnya. Artinya, dalam waktu dekat seluruh bangunan di SMA 10 bisa dioptimalkan, sehingga SMA 10 yang saat ini ada di Jalan Perjuangan bisa segera digabungkan dalam satu kawasan di Komplek SMA 10 di Samarinda Seberang.


Jika hal itu terlaksana tahun ini, siswa luar kota yang banyak menuntut ilmu di SMA 10 diyakini bisa merasa tenang dan nyaman. "Kami ingin SMA 10 berada dalam satu kawasan, mengingat SMA 10 di jalan Perjuangan tidak ada fasilitas olahraga, minim air dan belum lagi tidak ada asrama, bisa bayangkan betapa susahnya mereka fokus untuk belajar," paparnya.


Sementara itu, ada tiga tuntutan yang disampaikan orangtua murid perihal permasalahan ini. Pertama, mereka agar pemkot segera mendesak pihak yayasan melakukan langkah-langkah agar SMP Melatih dipindahkan ke bangunana yang sudah tersedia. Karena selama ini, banguan kelas yang digunakan SMP Melati menggunakan kelas yang berada ditengah SMA 10.


Kedua, asrama 1 dan 2 yang berada di dekat mesjid supaya ditempati SMA 10. Karena selama ini, tempat tersebut tak ditempati hanya dikuasai pihak yayasan. Sehingga SMA 10 dilarang menempati asrama tersebut.


Dan yang terakhir, tuntutan agar tempat memasak yang berada di antara asrama putra dan putri harus dihentikan dan dipindahkan ke tempat yang lebih strategis agar tak mengganggu. "Apapun yang mengganggu proses belajar anak, akan kami lawan. Bagi kami, yang pentin anak-anak bisa belajar dengan baik," tutur Ridwan Tassa. (*/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved