Retribusi Raup Miliaran Rupiah
Hindari Blankspot, Samarinda Miliki 238 Menara Telekomunikasi

Disparekominfo Kota Samarinda menargetkan retribusi menara telekomunikasi mencapai Rp 1,2 miliar tahun ini.
Disparekominfo Kota Samarinda menargetkan retribusi menara telekomunikasi mencapai Rp 1,2 miliar tahun ini.
Photo: Ist

mySAMARINDA.com - 29/06/2015 12:52 WITA
Selama tiga tahun terakhir, kota Samarinda selaku ibukota provinsi Kalimantan Timur sukses meraup pendapatan asli daerah yang memuaskan melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Komunikasi Informasi (Disparekominfo) Kota Samarinda. Setidaknya, target Rp1,1 miliar yang digadang tahun ini diprediksi akan terlampaui menjadi Rp1,2 miliar.


Meski Peraturan Daerah (Perda) baru akan diusulkan pada tahun ini, namun pihaknya tetap optimis target akan tercapai hanya dengan berbekal Peraturan Walikota Nomor 23 tahun 2013 serta Perubahan Peraturan Walikota Nomor 16 tahun 2014. Untuk diketahui jumlah menara telekomunikasi yang terdaftar di kota Samarinda sebanyak 238 buah, terdiri dari menara provider, menara pemerintah maupun menara bersama termasuk di dalamnya rooftop.


"Surat ketetapan retribusi daerah (SKRD) saat ini sudah selesai dan dalam proses penyerahannya untuk segera melakukan pembayaran. Alhamdullillah selama tiga tahun ini kami selalu dapat memenuhi target yang telah ditetapkan, untuk tahun ini walaupun capaian masih sekitar 50%-an, namun kami optimis dapat memenuhinya, bahkan insyaallah dapat melampauinya dari target sekitar Rp 1,1 M menjadi Rp 1,2 M," ungkap Kepala Disparekominfo, M Faisal.


Selain itu, sebagai upaya keamanan, Tim Pengendalian dan Pengawasan Menara Telekomunikasi telah menyelesaikan pemasangan plang tanda nomor registrasi. Hal ini dilakukan sebagai tanda bahwa menara tersebut telah memenuhi persyaratan. Terlebih, berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 tahun 1999 sebenarnya semua wajib melindungi dan menjaga keamanannya alat vital telekomunikasi, agar kejadian 'blankspot' di kota Samarinda dan di jalur antar kota bisa terhindari.


"Ini kami lakukan sebagai upaya kontrol dan register, kami pasang juga plang tanda register di setiap menara, walaupun sangat disayangkan beberapa banyak yang telah diambil oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, namun segera akan kami ganti lagi. Untuk menghilangkan areal blankspot ini, maka keberadaan, keamanan dan perawatan dari menara-menara ini merupakan unsur penting sekali. Namun kenyamanan dan keamanan masyarakat di sekitarnya juga menjadi perhatian kami," pungkas mantan Kabag Humas itu. (*/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved