Pasar Ramadhan GOR Segiri Resmi Ditutup
Lima Pedagang Terbaik Dapat Bantuan Modal dari Bankaltim Syariah

Senin (13/7) Pasar Ramadhan di GOR Segiri Samarinda ditutup secara resmi. Lima pedagang terbaik mendapatkan modal usaha dari Bank Kaltim.
Senin (13/7) Pasar Ramadhan di GOR Segiri Samarinda ditutup secara resmi. Lima pedagang terbaik mendapatkan modal usaha dari Bank Kaltim.
Photo: antara

mySAMARINDA.com - 13/07/2015 19:38 WITA
Terhitung sejak Senin (13/7), Pasar Ramadhan di lingkungan GOR Segiri Samarinda resmi ditutup. Sesuai janji Pemerintah saat pembukaan pasar tersebut diawal Ramadhan lalu, akan dipilih sebanyak lima pedagang terbaik berdasar penilaian tingkat higienis makanan hingga omzet perhari.


Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail ketika membagikan secara langsung dana pembinaan kepada para pedagang terbaik, sangat berharap kalau prestasi yang berhasil diraih para penjaja makanan untuk berbuka ini bisa dijadikan motivasi bagi para pelaku mikro agar kedepan bisa naik kelas.


Diharapkan, dengan suntikan modal yang diberikan Bank Kaltim Syariah, setidaknya para pedagang yang terpilih kedepan sudah bisa menjadi pengusaha mikro menengah dari sebelumnya pengusaha kecil.


"Tentunya yang juara harus tetap dalam pembinaan bank agar bisa naik kelas tadi, untuk itu saya mengucapkan selamat kepada pemenang hari ini," kata Nusyirwan.


Wawali berpesan, kepada mereka yang terpilih, agar pihak bank maupun Disperindag Samarinda bisa mengikut sertakan para pelaku mikro kecil tadi dalam berbagai kegiatan pameran maupun yang sifatnya promosi.


Memang untuk tahun ini jelas Nusyirwan pemilihan terhadap pedagang terbaik baru dilakukan pada lingkungan pasar Ramadan yang berada di kawasan GOR Segiri. Tak menutup kemungkinan, kedepan Pemerintah juga akan membantu para pedagang khas Ramadhan yang tidak bertentangan dengan tata kota.


"Seperti pada kawasan masjid Darul Nikmah atau kawasan masjid lainnya, selama tidak berjualan diatas trotoar jalan, maka pemberian dana pembinaan kepada pedagang terbaik akan kita berlakukan juga pada pedagang diluar lingkup GOR Segiri," kata Wawali.


Hal ini maksudnya agar para pelaku usaha mikro tadi biar berjualan bisa lebih tertib. Bahkan pemilihannya nanti berdasar kategori makanan yang dijual. Jadi tambah dia pengusaha maju bukan berarti omzetnya besar-besaran melainkan manajemen keuangannya juga sehat.


"Sehingga pengembangan ini bisa menyentuh semua para wirausaha untuk lebih maju berdasar jenis usaha atau makanan yang ia kembangkan," tuturnya. (*/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved