Ancaman Rokok Paling Membahayakan
Hari Anak Nasional, Presiden Jokowi Diminta Lebih Peduli

Hari Anak Nasional setiap tahunnya juga diperingati di Kota Samarinda.
Hari Anak Nasional setiap tahunnya juga diperingati di Kota Samarinda.
Photo: Dok.

mySAMARINDA.com - 23/07/2015 02:23 WITA
Hari Anak Nasional yang jatuh hari ini atau 23 Juli setiap tahunnya diperingati bermacam kalangan dengan berbagai cara. Salahsatunya psikolog anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto yang menyampaikan dua poin kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.


Dalam konferensi pers di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (22/7) kemarin, Kak Seto berharap pemerintah serius dalam upaya memberikan perlindungan kepada anak serta berkeinginan agar hari anak nasional menjadi hari libur nasional.


"Saat ini, Indonesia bisa dikatakan darurat terhadap kekerasan anak. Kurikulum sekolah yang padat membuat anak stres, revolusi mental harus menyentuh terhadap anak," papar Kak Seto.


Berdasarkan Kepres RI Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984, Hari Anak Nasional sudah diperingati sekitar 31 tahun lamanya. Didaerah, langkah antisipasi mencegah aksi kekerasaan terhadap anak gentol dilakukan, seperti di Tangerang Selatan yang memiliki satgas perlindungan anak.


"Dan harapan saya, pemerintah juga membentuk satgas serupa agar warga bisa dengan mudah melaporkan kasus kekerasan yang menimpa anak, karena sudah memiliki wadah khusus," terang Kak Seto.


Disisi lain, Gerakan Muda Framework Convention on Tobacco Control atau FCTC juga berharap Presiden Joko Widodo untuk segera menandatangi pengendalian tembakau di negeri ini.


Margianta Surahman selaku juru bicara Gerakan Muda FCTC menjelaskan jika presiden peduli dan mau menyelamatkan anak Indonesia dari dampak rokok, bentuk dukungannya bisa dengan melakukan pengendalian tembakau.


"Regulasi soal iklan dan promosi rokok saat ini masih longgar. seperti di area publik, media cetak dan televisi bahkan di sekolah bisa dengan bebas melihat pemaparan iklan dan promosi rokok," katanya.


"Kami khawatir, jika terus dipaparkan soal rokok, pada 2020-20130 mendatang, penduduk akan menjadi sakit-sakitan yang bisa menjadi beban ekonomi," timpal Direktur Eksekutif Lentera Anak Indonesia Hery Chariansyah.


Tak ingin kalah, Google pun merayakan Hari Anak Nasional dengan membuat doodle perosotan. Doodle spesial ini memiliki perpaduan warna yang khas melambangkan keceriaan. Hal itu juga diperkuat dnegan elemen nama "Google" layaknya anak-anak yang sedang bermain di taman bermain. (NET/AHS)


Google mempersembahkan doodle khusus untuk memperingati Hari Anak Nasional 2015.
Photo: Google

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved