Tabrak Jalur Pejalan Kaki dan Tak Pakai Plat Nomor Polisi
Kumpulan Motorsport di Bully Bubuhan Samarinda

Bermaksud ingin terlihat gagah karena berada di jalur pejalan kaki, aksi pengguna motorsport ini justru tuai kecaman dari netizen di Samarinda.
Bermaksud ingin terlihat gagah karena berada di jalur pejalan kaki, aksi pengguna motorsport ini justru tuai kecaman dari netizen di Samarinda.
Photo: Bubuhan Samarinda

mySAMARINDA.com - 26/07/2015 12:05 WITA
Punya motor keren tak melulu membuat pengendarannya keren dan patuh terhadap rambu lalu lintas. Hal itu seperti yang terjadi di Samarinda, sekumpulan pengendara yang memakai motor balap alias motorsport di bully habis-habisan netizen Samarinda.


Sabtu (25/7) kemarin, sebanyak tujuh pengendara motorsport yang belum diketahui berasal dari komunitas mana, diabadikan seorang netizen telah melanggar jalur pejalan kaki di lampu merah (traffic light) perempatan Mall Lembuswana.


"Moto (Foto) tadi sore nah di simpang lembuswana, nyaman memang eh beisi motor ganal ni bisa stand di zebra cross nunggu lampu hijau. Namanya motor halus ni paksa di belakang zebra cross," posting pertama kali akun facebook Generasi Mahakam Dae di grup, Bubuhan Samarinda.


Alhasil, foto mereka pun dengan cepat menjadi viral dan pembicaraan di grup facebook bermember 28 ribu lebih pengguna itu. Tak hanya itu, menurut pemantauan mySAMARINDA.com, situs linimasa twitter juga tak ketinggalan menyebarkan aksi "gagah-gagahan" sekumpulan pengguna motorsport itu.


Selain nada protes, beberapa netizen juga membuat meme khusus yang ditujukan kepada tujuh pengguna motorsport tersebut.Berbagai meme lucu dan berisi kalimat negatif hingga hari ini masih berseliweran di dunia maya.


Bahkan, para netizen berencana terus melakukan aksi bully massal hingga ada klarifikasi dari perwakilan komunitas motor tersebut. "Sampai dari ketuanya belum klarifikasi kesalahan anggotanya, bully terus berlanjut," tulis pemilik akun fb, Niken Nyonya Didik. "Perasa gagah kaya pembalap. ya motor lunas ngak apapa motor kredit gaya," timpal Kresna Volunteer.


Tak hanya di cerca akibat aksi semena-mena melanggar zebra cross, ketujuh penggendara motorsport ini juga dikritik karena tak memakai plat nomor polisi. "nyaman be moge lah kada perlu pakai plat motor," tambah Ferdi Yujonay. (*/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved