MUI Sarankan Pakai Prinsip Syariah
Jeder! BPJS Kesehatan Dinyatakan Haram

Badan Usaha Milik Negara, BPJS Kesehatan dinyatakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Badan Usaha Milik Negara, BPJS Kesehatan dinyatakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Photo: net

mySAMARINDA.com - 29/07/2015 14:35 WITA
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu dinilai memakai sistem dan konsep yang tak sesuai syariat Islam, yakni berbunga.


Untuk itu, MUI mendorong pemerintah untuk segera membentuk jaminan sosial berdasarkan prinsip syariah dan melakukan pelayanan prima terhadap jaminan kesehatan rakyat Indonesia.


"Kalau MUI menfatwakan sesuatu hal haram atau tidak, sesuai atau tidak menurut syariat pemerintah harus patuhi hal tersebut," dukung Habib Salim Alatas, wakil Sekretaris Bidang Dakwah DPP Front Pembela Islam (FPI), dilansir Okezone.


Keluarnya fatwa MUI terkait fatwa haram kepada BPJS Kesehatan setelah menimbang hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia V yang diselenggarakan di Pondok Pesantren AtTauhidiyah, Cikura, Tegal, Jawa Tengah pada 7 Juni hingga 10 Juni 2015 lalu.


Program BPJS dianggap termasuk modus transaksional, khususnya BPJS Kesehatan dari perspektif ekonomi Islam dan fiqh mu'amalah. Keputusan itu merujuk terhadap Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI (DSN-MUI) dan beberapa literatur secara umum belum mencerminkan konsep ideal jaminan sosial dalam Islam.


Terlebih, temuan adanya denda (bunga) sebesar dua persen per bulan jika terjadinya keterlambatan menjadi salahsatu dasar keluarnya fatwa tersebut. "(Haram karena) indikatornya bunga, Harus dibuat yang syariah. Harus ada BPJS yang syariah, yang diloloskan (syarat-syaratnya) secara syariah," jelas Ketua Bidang Fatwa MUI, KH Ma'ruf Amin. (NET/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved