Air Laut Naik, 3 IPA Stop Produksi
Krisis Air, Warga Samarinda Dihimbau Tampung Air

Kadar klorida air laut mencapai 775 Ppm memaksa Intake Pulau Atas berhenti produksi air bersih.
Kadar klorida air laut mencapai 775 Ppm memaksa Intake Pulau Atas berhenti produksi air bersih.
Photo: Dok. Humas Pemkot

mySAMARINDA.com - 31/07/2015 07:21 WITA
Fenomena alam pasang surutnya air laut berpengaruh signifikan terhadap produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM Tirta Kencana Mahakam, terutama di 3 IPA terdekat muara, IPA Pulau Atas, IPA Bukuan dan IPA Palaran.


Hal itu, membuat tim teknis PDAM Tirta Kencana Samarinda terus bekerja keras melakukan pemantauan terhadap kadar air di sungai mahakam.


Menurut Kepala Seksi Humas PDAM Tirta Kencana Samarinda M Lukman, pantauan di lapangan saat ini IPA Pulau Atas, IPA Bukuan dan IPA Palaran stop produksi karena bahan baku melebihi ambang batas 250 Ppm.


Seperti diketahui, penyusuran tim survey kadar klorida PDAM Tirta Kencana Mahakam di sungai Mahakam Intake Pulau Atas pada kedalaman 15 meter pukul 10.15 hasilnya 775 Ppm. Intake Bukuan pada kedalaman 16 meter pukul 10.45 hasilnya 975 Ppm. Intake Pulau Atas pada kedalaman 6 meter pukul 11.00 625 Ppm.


Namun, jika kadar kembali normal, secara otomatis IPA yang terhenti, dipastikan akan kembali berproduksi. "Intinya tergantung tinggi rendahnya kadar clorida. Yang jelas, kami memohon kepada warga ketika air mengalir supaya menampung dan berhemat menggunakan air," imbuhnya.


Begitu juga saat tim survey megukur kadar klorida Intake Gajah Mada pada kedalaman 15 meter pukul 09.30 hasilnya 2,5 Ppm, di Intake Selili kedalaman 20 meter pukul 09.45 hasilnya 4 Ppm.


Sementara hasil pengecekan air laut sedang surut di Intake Pulau Atas kedalaman 15 meter pukul 13.30 hasilnya 325 Ppm, Intake Bukuan kedalaman 26 meter pukul 14.00 hasilnya 75 Ppm, di Intake Palaran kedalaman 19 meter hasilnya 10 Ppm. Intake Selili kedalaman 20 meter pukul 14.45 hasilnya 5 Ppm.


"Dengan demikian kondisi masih aman. Hanya di IPA Pulau atas saja yang stop produksi, sementara IPA Bukuan dan IPA Palaran sudah berproduksi mulai pukul 11.30 karena kadar clorida masih di bawah 250 Ppm. Puncak clorida diperkirakan akan meningkat hari Sabtu pukul 06.00 dimana air laut sedang pasang besar. Untuk itu petugas harus tetap waspada dan siaga," katanya.


"Semoga saja di ulu mahakam terjadi hujan sehingga air Mahakam di hilir atau daerah Samarinda bisa pasang, jadi air laut tidak masuk ke sungai," pungkasnya. (HMS/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved