Beberapa Negara Sudah Terjangkit
Ini Cara Kaltim Cegah Virus Mers-Cov Masuk

Calon jamaah haji asal Indonesia khususnya Kaltim menjadi target sosialisasi Dinas Kesehatan terhadap pentingnya pemahaman soal penyakit Mers-Cov.
Calon jamaah haji asal Indonesia khususnya Kaltim menjadi target sosialisasi Dinas Kesehatan terhadap pentingnya pemahaman soal penyakit Mers-Cov.
Photo: LDII

mySAMARINDA.com - 01/08/2015 11:08 WITA
Penyebaran virus Middle Respiratory Syndrome Coronavirus (Mers-Cov) atau virus pernapasan saat ini sangat diwaspadai. Untuk itu, Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim terus melakukan sosialisasi ke masyarakat.


Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Rini Retno Sukesih, menjelaskan, walaupun di Kaltim belum masuk, namun guna mengantisipasi penyebaran kasus yang bisa menyebabkan menyebabkan kematian itu mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.


"Kita harus meningkatan kewaspadaan karena penyebaran kasus Mers-Cov di beberapa negara sudah terjadi. Misalnya di Timur Tengah, seperti di Afrika, Amerika Utara, bahkan sudah sampai di Asia yakni Malaysia, Filipina dan Korea Selatan," kata Rini.


Sebagai informasi, Mers Cov virus pernafasan yang bisa menyebabkan infeksi berat dengan resiko kematian yang tinggi pada manusia. Penularannya dari manusia ke manusia dapat terjadi baik dalam rumah tangga, lingkungan kerja, dan bahkan di pusat layanan kesehatan.


Salahsatu upaya, Diskes Kaltim agar Kaltim terhindar dari penyakit ini, pihaknya telah bekerjasama dengan pengelola Bandara AM Sulaiman, Sepinggan di Balikpapan, untuk memeriksa warga asing yang baru datang.


"Sebenarnya, gejala Mers-Cov sangat mudah dikenali seperti setelah melakukan perjalanan dirasakan kesehatan menurun dengan gejala menyerupai flu dan demam, batuk dan sesak napas," kata Rini.


Tak hanya itu, para calon jemaah haji yang akan melaksanakan rukun islam kelima, juga tak lepas dari sosialisasi terkait ini. Pasalnya, dari sekian juta jamaah dari pelbagai negara, kemungkinan jamaah asal Indonesia terjangkit juga besar.


"Kami tekankan kepada para seluruh calon jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji, kiranya dapat waspada, sebelum makan jangan lupa cuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik," tutur Rani.


"Selain itu, ingat selalu memakai masker, dengan kewaspadaan tersebut para jemaah haji bisa terhindar dari Mers-Cov," pungkasnya. (PRO/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved