Musim Kemarau, Produksi Air Bersih Tersendat
Inilah Langkah Kota Samarinda Antisipasi Krisis Air Bersih


intrusi air laut di Sungai Mahakam membuat sejumlah Intake milik PDAM Tirta Kencana tak bisa memproduksi air bersih.intrusi air laut di Sungai Mahakam membuat sejumlah Intake milik PDAM Tirta Kencana tak bisa memproduksi air bersih.
Photo: Ist


Kemarau yang melanda kota Samarinda, membuat petugas PDAM bekerja keras memberikan pelayanan.
Kemarau yang melanda kota Samarinda, membuat petugas PDAM bekerja keras memberikan pelayanan.
Photo: Ist

mySAMARINDA.com - 05/08/2015 09:22 WITA
Mengantisipasi datangnya musim kemarau yang terjadi di Kota Samarinda, PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda terus melakukan pemantauan.


Posko tim monitoring Intrusi Air Laut yang dipusatkan di Intake Teluk Lerong Samarinda telah didirikan. "Kami sudah siap menghadapi kemarau, tentunya bukan kali ini saja terjadi. Seperti beberapa tahun lalu, Alhamdulillah semua bisa kita atasi," kata Direktur Utama PDAM Tirta Kencana Samarinda Alimudin.


"Dengan adanya posko ini, kami berharap pelayanan air bersih ke masyarakat dan pelanggan tetap bisa berjalan, sekalipun dengan menerjunkan armada tangki bekerja sama dengan tangki swasta yang kita koordinir," tambahnya.


Alimudin menghimbau agar masyarakat dan pelanggan tetap tenang dan tidak panik menghadapi kemarau ini. Dia menyarankan agar menghemat pemakaian air serta menampung air sesegera mungkin sebagai persediaan.


"Kami harap warga tidak panik dan segera menampung air sebagai persediaan dan jangan boros memakai air," harap Alimudin.


Selain itu, jika kadar klorida di sungai mahakam tinggi, sehingga menyebabkan tidak bisa produksi IPA yang dekat dengan intrusi air laut, PDAM Tirta Mahakam pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah.


Yakni memantau dan memonitor kadar klorida di Sungai Mahakam setiap 1 jam sekali lewat Posko dan petugas di setiap Intake dan IPA. Kedua menerjunkan armada tangki bekerjasama dengan pemilik mobil tangki swasta melakukan pelayanan ke wilayah yang tidak terlayani.


Ketiga membuat hidran umum di setiap IPA dengan memasang kran air minum di luar pagar instalasi. "Ya sudah kami siapkan antisipasinya dan akan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD)," pungkas Alimudin. (KOT/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved