PAN Ditendang dari Fraksi DAS
Beda Calon di Pilwali, Situasi di DPRD Ikut Memanas

Sejumlah partai balik arah dukung Donna Faroek, memaksa hubungan fraksi partai koalisi memanas di DPRD Samarinda.
Sejumlah partai balik arah dukung Donna Faroek, memaksa hubungan fraksi partai koalisi memanas di DPRD Samarinda.
Photo: Teka

mySAMARINDA.com - 07/08/2015 00:47 WITA
Dampak dari Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda mulai merembet ke alat kelengkapan dewan di DPRD. Adalah fraksi Demokrat Amanat Sejahtera (DAS) yang akan terpecah.


Dari informasi yang mySAMARINDA himpun, ada indikasi mengeluarkan PAN dari fraksi tersebut. Sebelumnya, PKS dan PAN tak cukup untuk membuat satu fraksi penuh pada alat kelengkapan dewan. Kemudian, Demokrat merangkul dua partai tersebut di DPRD Samarinda dengan membentuk fraksi DAS.


Tetapi karena PAN berbeda pandangan soal pengusungan calon di Pilwali dengan Partai Demokrat, hal tersebut jadi alasan tepat untuk mendepak PAN keluar fraksi.


Anggota komisi II DPRD Samarinda, Hasan menerangkan, karena PAN diinilai tak lagi sejalan, akan lebih baik jika partai tersebut angkat kaki dari fraksi DAS. "Karena harus memiliki etika dalam politik. Sudah dikasih tempat di fraksi malah dukung Donna Faroek di Pilwali, kan lucu," ujarnya.


"Saya memang bukan siapa-siapa di fraksi, tapi saya sudah dapat persetujuan dari ketua DPC Demokrat (Jaang). Jadi ini tidak masalah seperti itu, sudah bentuk keputusan partai," tambah Hasan.


Sementara itu, Ketua DPD PAN Samarinda, Fachrizal Helmi Hasibuan menanggapi santai permasalahan ini. Menurutnyam suasana pasca Pilwali ditunda kemarin masih terbawa-bawa, hingga berbuntut terhadap kebijakan anggota fraksi.


"Kami belum membicarakan masalah ini dengan teman-teman pemilik kursi di gedung Basuki Rahmad. Harusnya diputuskan di internal. Bicarakan dengan kepala dingin," ujarnya.


Ditambahkan Helmi, didalam tubuh fraksi DAS sebenarnya PAN cukup bersinergi dengan yang lain. "Namanya sinergitas, cara penyelesaian hanya bisa dilakukan dengan duduk bersama. Mungkin karena banyak partai dan masing-masing punya pemikiran makanya timbul perbedaan seperti ini," tandas Helmi. (IBM)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved