Ditemukan Tim SAR Tak Bernyawa di Dasar Danau
Abis Ngelem, Bocah Ini Tenggelam di Kolam Eks Tambang

Jasad Sanofa M Rian Gunawan (14) seusai ditemukan penyelam BPBD Kukar Aprianto didasar kolam eks tambang batubara di Sebulu.
Jasad Sanofa M Rian Gunawan (14) seusai ditemukan penyelam BPBD Kukar Aprianto didasar kolam eks tambang batubara di Sebulu.
Photo: Dok. BPBD Kukar

mySAMARINDA.com - 07/08/2015 02:41 WITA
Berniat ingin asik-asik berenang bersama teman-temannya, Sanofa M Rian Gunawan (14) justru dilaporkan tenggelam di danau eks tambang batubara di kawasan Desa Sebulu Modern, Kukar, Rabu (5/8).


Setelah dilakukan pencaharian, akhirnya tim SAR berhasil menemukan Rian dalam kondisi tak bernyawa, pada Kamis (6/8) sore. Jasad siswa SMPN 1 Tenggarong ini ditemukan pertama kali oleh Aprianto, penyelam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, sekitar pukul 14.50 WITA di dasar kolam.


Kapolres Kukar AKBP Handoko melalui Kapolsek Sebulu, AKP Zarma Putra menerangkan kejadiam bermula ketika Rian dan 8 orang temannya rame-rame berangkat dari Tenggarong menuju danau eks tambang di Sebulu pada Rabu siang sekitar jam 12.00 WITA.


Saat berada di TKP, lanjut Zarma, para pelajar itu ngelem bersama-sama dengan menggunakan lem kayu merk Fox sebanyak 3 kaleng. "Setelah ngelem, merekapun berenang di kolam," jelasnya.


Setelah selesai berenang sekitar pukul 16.30 WITA, mereka tidak melihat korban. Rekan-rekan korban kemudian pulang ke Tenggarong namun tidak memberitahukan hal itu kepada orangtua Rian.


"Sekitar pukul 19.30 WITA, beberapa orang remaja itu kembali ke TKP untuk mencari korban, namun tak membuahkan hasil. Kemudian sekitar pukul 22.30 WITA, barulah mereka memberitahukan kepada ibu korban bahwa Rian tenggelam di danau," jelasnya.


Malam itu juga keluarga dan para saksi melapor ke Polsek Tenggarong. Oleh Polsek Tenggarong, informasi anak tenggelam tersebut diteruskan ke Polsek Sebulu lantaran TKP berada di wilayah hukum Polsek Sebulu.


Anggota Polsek Sebulu sempat mendatangi TKP sekitar pukul 01.00 WITA dan melakukan pencarian. Namun karena situasi tak memungkinkan, pencarian kemudian dilanjutkan pada pagi hari. "Kami telah mengamankan saksi untuk dimintai keterangan di Mapolsek Sebulu," demikian kata Zarma. (KK/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved