Keabsahan SK Hanura Dipertanyakan
Donna Faroek Gagal Maju Karena Dikhianati

Dayang Donna Faroek (kanan) saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa sore (11/8) di Depot Mie Rasa, Jalan Juanda.
Dayang Donna Faroek (kanan) saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa sore (11/8) di Depot Mie Rasa, Jalan Juanda.
Photo: Hafidz

mySAMARINDA.com - 11/08/2015 20:13 WITA
Keputusan manuver politik yang dilakukan Partai Hanura berkoalisi dengan PDIP justru meninggalkan permasalahan.


Ya, seperti diberitakan sebelumnya, DPP Hanura telah mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk pasangan calon Jafar Abdul Gafar-Dayang Donna Faroek maju sebagai calon walikota dan wakil walikota Samarinda di Pilwali Samarinda.


Namun, dihari terakhir perpanjangan, Selasa (11/8) siang, DPC Hanura Samarinda justru memilih berkoalisi dengan PDIP mengusung pasangan calon baru, Mudyat Noor-Iswandi. Kedua pasangan inipun, secara resmi mendaftar ke KPU pada pukul 14.30 siang diiringin ratusan simpatisan pendukungnya.


Selasa sore-nya, Donna Faroek langsung menggelar press conference terkait batalnya dia maju dalam Pilwali Samarinda. Putri dari Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak itu merasa kaget, terdapat SK ganda dari Hanura atas nama pasangan calon lain yang didaftarkan ke KPU Samarinda.


Mencium gelagat tak nyaman, Donna buru-buru berkomunikasi dengan DPP Hanura. Dari keterangan yang didapatnya, DPP Hanura membantah telah mengeluarkan SK kepada pasangan calon lain.


"Jujur saya bingung dan tak tahu bagaimana bisa keluar SK baru, karena mereka (DPP Hanura) menyebutkan tidak ada mengeluarkan SK baru. Jadi saya masih berpegang pada SK Hanura yang kami pegang. Disini juga, kami ada kesepakatan antara calon dan partai pengusung, ada tanda tangan pak Saiful juga (Ketua DPC Hanura)," urainya.


Meskipun ditinggal Hanura, pasangan Jafar-Donna seyogyanya masih memiliki kans untuk mendaftar. Setidaknya jatah kursi parlemen dari partai pengusung lain seperti Gerindra, Golkar dan PAN cukup menghantarkan pasangan ini maju sebagai calon walikota dan wakil walikota.


Terlebih, PAN yang secara moril dan struktural punya beban karena Donna Faroek sudah menjadi kader partai berlambang matahari itu. Namun, Donna lagi-lagi dibuat kaget dengan keputusan tandemnya, Jafar Abdul Gafar. Detik-detik jelang pendaftaran di tutup, Jafar justru memilih untuk mengundurkan diri.


"Niat baik mendaftar sudah ada, tetapi pak Jafar mengundurkan diri. Kaget karena tadi malam masih komitmen," sahut Donna lirih. (IBM/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved