Gubernur Kaltim Tolak Tegas
PHK Massal Hantui Karyawan Batubara di Kaltim

Harga jual batubara menyusut, ribuan karyawan di Kaltim dihantui PHK massal.
Harga jual batubara menyusut, ribuan karyawan di Kaltim dihantui PHK massal.
Photo: Ist

mySAMARINDA.com - 18/08/2015 19:24 WITA
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak secara tegas menolak adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan sejumlah perusahaan batu bara di Kaltim, dengan alasan turunnya harga jual batu bara.


Atas dasar itu, gubernur mengeluarkan instruksi kepada semua perusahaan tambang batu bara yang akan melakukan PHK agar melapor kepada Pemprov Kaltim, melalui instansi terkait.


Pihak perusahaan diminta untuk persentasi terkait alasan tujuan pemutusan kerja tersebut. Ini juga sebagai bahan argumentasi perusahaan terkait pemutusan tersebut


"Bagi saya, jangankan seribu orang, satu orang pun saya tidak perkenankan untuk di PHK. Karena itu, saya mengeluarkan instruksi kepada perusahaan tambang batu bara yang akan melakukan PHK," kata Awang Faroek Ishak, Selasa (18/8).


Namun, jika PHK masal itu terpaksa dilakukan, Pemprov Kaltim langsung melakukan pembekalan keterampilan kepada pekerja sebelum di PHK melalui SKPD terkait, contohnya Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM. Caranya dengan memanfaatkan balai latihan kerja Indonesia (BLKI) di masing-masing daerah.


"Tujuan ini adalah untuk melatih para tenaga kerja dari perusahaan batu bara yang terancam di PHK. Melalui kerjasama tersebut, para tenaga kerja ini diberikan keterampilan. Sehingga menjadi bekal untuk mandiri. Bahkan, mereka bisa dilatih untuk berwirausaha," jelasnya.


Dari kerjasama tersebut, gubernur meminta agar perusahaan mengeluarkan anggaran sebagai modal usaha bagi tenaga kerja, setelah menjalani pendidikan dan pelatihan keterampilan yang dilakukan melalui BLKI. "Karena itu, Pemprov Kaltim meminta dukungan anggota DPRD Kaltim untuk bersama-sama mendukung kebijakan ini, sehingga kesejahteraan tenaga kerja yang terancam PHK dapat terwujud," jelasnya. (PRO/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved