Samarinda Dikunjungi Rombongan Kemenkopolhukam
Sukseskan Pilwali, Pemkot Gelontorkan Rp81 Miliar

Pasangan petahana Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail maju dalam pilwali Samarinda 2015.
Pasangan petahana Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail maju dalam pilwali Samarinda 2015.
Photo: Dok. Humas Pemkot

mySAMARINDA.com - 20/08/2015 07:05 WITA
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) RI melakukan kunjungan ke Samarinda terkait kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan serentak dilaksanakan akhir tahun 2015.


Dan Samarinda menjadi salah satu kota di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang dikunjungi. Asisten Deputi Politik Dalam Negeri, Janiruddin, Rabu (19/8) menerangan dipilihnya Samarinda karena Kota Tepian yang berstatus ibukota provinsi. Selain itu, Samarinda masuk diantara beberapa kota yang melakukan perpanjangan masa waktu pendaftaran bagi para peserta calon kepala daerah.


"Itu yang menjadi alasan kami berkunjung ke sini, mengingat calon pertama yang mendaftar sempat seng ada lawan sehingga dilakukan perpanjangan masa waktu pendafataran sampai akhirnya KPU telah menerima dua pasang calon yang akan bertarung pada tanggal 9 Desember nanti," tutur Janiruddin.


Dalam asistensi ini, rombongan Kemenkopolhukam RI didampingi Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail, Komisioner KPU, Ketua Panwaslu, Kodim 0901 serta Kabag Operasional Mapolresta Samarinda.


Terpisah, Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail menyebutkan pada dasarnya semua stakeholder yang terlibat dalam Pilwali nanti telah memiliki andil dan pendanaan cukup untuk mewujudkan Pilkada damai dan tetap kondusif. "Karena tak tanggung-tanggung Pemkot telah menganggarkan Rp 81 miliar untuk menyukseskan pilkada Samarinda," papar Nusyirwan.


Nusyirwan menambahkan jika terjadi perubahan peraturan yang mengatur mengenai penyelenggaraan pilkada tahun ini, pihaknya segera diberitahukan, agar terkait sosialisasi perubahan bisa cepat disebar luaskan kepada masyarakat.


"Karena harus diakui di Indonesia sekarang banyak peraturan yang cepat berubah sehingga untuk tahap mensosialisasikannya cukup memakan waktu yang panjang agar bisa segera beradaptasi dengan daerah," pungkasnya. (KOT/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved