Jutaan Lahan Rusak Parah
Kaltim Kembangkan Bioenergi di Lahan Terdegradasi

Pertambangan batubara di kawasan Berau berada di pedalaman Kaltim.
Pertambangan batubara di kawasan Berau berada di pedalaman Kaltim.
Photo: mongabay

mySAMARINDA.com - 06/09/2015 23:26 WITA
Data Direktorat PEPDAS, Ditjen BPDASPS Kementerian Kehutanan menyebutkan hingga tahun 2013 Kaltim memiliki lahan kritis mencapai 7.800.400 hektare. Terdiri dari kategori lahan agak kritis 6.888.254 hektare, kritis 848.887 hekter dan sangat kritis 63.259 hektare.


Lahan terdegradasi itu mestinya dapat dimanfaatkan diantaranya untuk pengembangan tanaman yang mampu menghasilkan bioenergi. "Saya minta kepada seluruh perusahaan baik sektor pertambangan, perkebunan maupun kehutanan harus bisa memanfaatkan lahan terdegradasi untuk pengembangan bioenergi," kata Awang Faroek Ishak akhir pekan lalu.


Dikatakan jumlah lahan terdegradasi tersebut tersebar di seluruh wilayah Kaltim, khususnya pada eks tambang. Lahan-lahan terlantar itu seharusnya bisa dimanfaatkan dengan menaman tanaman yang bisa menghasilkan bahan bioenergi, seperti tanaman nyamplung, jarak, kemiri sunan, tebu, ilalang maupun ubi. "Kami harapkan kepada seluruh perusahaan bisa kembali memanfaatkan lahan-lahan eks tambang untuk pengembangan bioenergi," katanya.


Ditambahkan, sumber daya alam di Kaltim baik minyak, gas maupun batu bara, pada tahun-tahun mendatang tidak bisa diandalkan lagi, karena lambat laun sumber daya tersebut akan menipis dan habis. Kaltim harus segera memikirkan alternatif pengganti kekuatan energi dan kekuatan ekonomi Kaltim tersebut. "Salah satunya adalah dengan memanfaatkan lahan-lahan eks tambang untuk pengembangan bioenergi," sambung gubernur.


Menurut Awang, revolusi energi menuju energi baru dan terbarukan (EBT) sudah dilaksanakan dan program tersebut harus didukung oleh setiap daerah. Potensi EBT di seluruh Indonesia mencapai 200.000 MW, sementara yang baru dimanfaatkan hanya sebesar 6,8 persen dari total potensi. "Untuk mendukung EBT tersebut Kementerian ESDM bersama-sama dengan instansi lain telah melakukan berbagai terobosan kebijakan untuk mendorong pembangunan energi baru terbarukan antara lain, memperbaiki tata kelola geothermal/panas bumi," ujarnya.


Selain itu lanjut Awang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Keuangan dan Perhubungan mendorong peningkatan porsi mandatory biodiesel yang mulai berlaku saat ini, yang sekarang sudah mencapai 15% dan dalam waktu dekat akan ditingkatkan. "Kita sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 17 Tahun 2015 dan Pergub tersebut sekaligus merupakan dukungan nyata Pemprov Kaltim untuk gerakan penyelamatan sumber daya alam (SDA)," kata Awang. (PRO/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved