Djanur Akui Pemain PBFC Jeli
Tak 'Dihadiahi' Penalti, Persib Kecam Wasit

Luapan ekspresi Boaz Solossa saat menjebol gawang Persib Bandung, Minggu (20/9) malam di Stadion Segiri Samarinda.
Luapan ekspresi Boaz Solossa saat menjebol gawang Persib Bandung, Minggu (20/9) malam di Stadion Segiri Samarinda.
Photo: Dok. PBFC/Ridhotya Warman

mySAMARINDA.com - 22/09/2015 00:42 WITA
Kekalahan Persib Bandung 3-2 atas tuan rumah Pusamania Borneo FC (PBFC) pada leg pertama Babak 8 Besar Piala Presiden 2015 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (20/9) malam, masih membekas dibenak skuad Maung Bandung.


Mulai dari pelatih Djajang Nurjaman dan penggawa Persib, mengecam keputusan wasit Iwan Sukoco. Menurut mereka, jika wasit lebih jeli, seharusnya skor bisa berubah.


Dikutip dari Simamaung, Zulham Zamrun tampak paling kesal. Dirinya menganggap keputusan wasit kerap merugikan timnya, terutama tak memberi hadiah penalti kepada Persib Bandung. "Ya saya kesal saya sampai sekarang dengan keputusan wasit, wasitnya engga bagus hari ini. Padahal saya dihajar terus sama mereka, kecewa banget sama wasit," seloroh saudara kembar pemain PBFC, Zulvin Zamrun itu.


Hal serupa juga diutakan juru taktik Persib, Djajang Nurjaman. Pelatih berlisensi B AFC itu menyanyangkan sikap wasit yang tak memberikan timnya penalti. "Sayang handsball pemain PBFC dikotak penalti tidak dia lihat, seharusnya bisa 3-3. kami sangat sayangkan itu, tapi itulah wasit," ujar Djajang Nurjaman, seusai pertandingan di ruang konferensi pers Stadion Segiri.


Meski demikian, pelatih yang sukses membawa Persib menjadi juara ISL tahun lalu itu mengakui bahwa PBFC memang tampil luar biasa. "Selamat untuk Pusamania. Meski permainan pada babak pertama terlihat monoton karena kedua tim saling menunggu. Babak kedua baru naik. Saya akui pergantian pemain yang dilakukan Pusamania sukses. Feri (Pahabol) yang baru masuk juga cukup merepotkan dan dua gol Pusamania adalah kejelian pemain mereka memanfaatkan kesalahan kami. Kredit poin untuk Boaz," pungkas Djanur. (AHS/*)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved