Persib 2-1 PBFC
Petaka Kartu Merah

Sempat unggul terlebih dahulu, PBFC akhirnya harus takluk 2-1 atas tuan rumah Persib Bandung.
Sempat unggul terlebih dahulu, PBFC akhirnya harus takluk 2-1 atas tuan rumah Persib Bandung.
Photo: Fachrul B. Pratama

mySAMARINDA.com - 27/09/2015 10:18 WITA
Tuan rumah Persib Bandung akhirnya sukses melangkah maju ke babak semifinal setelah pada leg ke-2 di Stadion Jalak Harupat Soreang Bandung, Sabtu (26/9) malam, menang tipis 2-1 atas wakil Samarinda, Pusamania Borneo FC (PBFC).


Gol Konate Makan pada menit ke-65 dan Zulham Zamrun pada menit ke-71 cukup mengantar Maung Bandung lolos dengan agresifitas gol di kandang lawan.


PBFC sendiri sebenarnya berpeluang besar menjungkalkan Persib, pasalnya sejak menit ke-38 mereka unggul 1-0 melalui kaki Jajang Mulyana. Sayang, petaka kartu merah membuat Pesut Etam solid bangkit mengejar ketertinggalan.


Ditemui seusai laga, pelatih Iwan Setiawan tak ingin berkomentar soal wasit. "No comment, saya tak mau menodai kompetisi ini. Biar penonton yang menilai," papar Iwan Setiawan, pelatih PBFC.


Komentar lebih keras diutarakan dua pemain PBFC yang di kartu merah oleh wasit Djumadi Effendi, Viktor Pae dan Diego Michiels. Mereka menganggap keberpihakan wasit sangat mencolok kepada tuan rumah, terutama saat Persib tertinggal 1-0.


"Saya kecewa sekali. Kartu kuning yang pertama saya juga bingung. Saya hanya beri bola ke Boaz, dianggap mengundur-undur waktu. Sementara, kartu kuning kedua, tak ada saya sentuh Makan Konate itu," kata Victor.


"Ah, sudah biasa itu di Indonesia," timpal Diego.
Dikonfirmasi terkait adakah kemungkinan wasit dibayar, Diego juga menjawab. "Mungkin, sepertinya begitu," tambah Diego.


Terpisah, I Made Wirawan, kiper Persib Bandung menyanggah perihal tudingan timnya diuntungkan wasit. Menurut kiper asal Bali itu, timnya juga dirugikan saat Ilija Spasojevic menerima kartu kuning kedua, pada menit ke-92. "Pemain kami (Spasojevic) juga dapat kartu merah yang tidak semestinya. Jadi jika dianggap curang, dimananya?," belanya. (AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved