Kabut Asap Ancam Kesehatan Pelajar
Sekolah-Sekolah di Samarinda Bakal Diliburkan

Seorang siswi sekolah dasar terpaksa belajar dengan ditutupi masker agar melindungi dari gangguan infeksi saluran pernafasan akut dari kabut asap.
Seorang siswi sekolah dasar terpaksa belajar dengan ditutupi masker agar melindungi dari gangguan infeksi saluran pernafasan akut dari kabut asap.
Photo: ist

mySAMARINDA.com - 22/10/2015 07:20 WITA
Mengantisipasi ancaman kabut asap yang menyelimuti Kota Tepian selama beberapa hari belakangan. Terutama untuk menyelamatkan anak-anak sekolah dari bahaya ancaman terserang penyakit ISPA atau infeksi saluran pernapasan, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda, Asli Nuryadin akhirnya mengambil kebijakan.


Dirinya menginstruksikan kepada semua kepala sekolah mulai tingkat TK, SD hingga SMA dan SMK di kota Tepian untuk terus memantau perkembangan kabut asap.


Jika dianggap membahayakan bagi para siswa, maka dipersilakan meliburkan siswanya. "Kita selama ini juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kualitas udara terkini. Jadi kalau dianggap perlu, liburkan saja siswanya," terang Asli kepada sejumlah awak media.


Dijelaskannya, kebijakan meliburkan siswa ini hanya bersifat situasional dan tidak berlaku untuk semua sekolah. Terutama di sekolah yang lokasinya dianggap benar-benar membahayakan dan rawan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). "Tapi kalaupun diliburkan, tetap harus diberi tugas untuk tetap belajar di rumah. Dan kita minta supaya saat libur, anak-anak jangan sampai justru tetap bermain di luar ruangan," terangnya.


Meski sudah menginstruksikan demikian, namun sejauh ini Asli mengaku belum ada laporan dari pihak sekolah yang meliburkan siswanya. Artinya, hingga kini aktivitas belajar mengajar di Kota Tepian tetap berjalan normal. "Tapi kita pesan supaya kalaupun tetap sekolah, jangan ada aktivitas di luar ruangan. Kalaupun terpaksa, tetap harus pakai masker," tuturnya. (KOT/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved