Dimulai dari Kutai Barat
Kaltim Percepat Pembangunan Rel Kereta Api

Untuk menghubungkan daerah di Kalimantan Timur, Pemprov Kaltim bakal mengembangkan transportasi kereta api bekerjasama dengan perusahaan asal Rusia.
Untuk menghubungkan daerah di Kalimantan Timur, Pemprov Kaltim bakal mengembangkan transportasi kereta api bekerjasama dengan perusahaan asal Rusia.
Photo: tribunnews

mySAMARINDA.com - 23/10/2015 08:42 WITA
Pembangunan rel kereta api kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan Russian Railways dipastikan berjalan mulus.


Jika sebelumnya dukungan sudah diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kali ini dukungan yang sama diperoleh dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Sebagai bukti dukungan tersebut, saat digelar Rapat Kerja (Raker) Pemerintah 2015 di Istana Negara Jakarta, Rabu (20/10) lalu, Presiden Jokowi menyatakan kesiapannya untuk hadir pada groundbreaking pembangunan rel kereta api dari Kutai Barat ke Balikpapan yang rencana dilaksanakan pada November ini di Kutai Barat. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak dan para Gubernur, Bupati/Walikota se-Kalimantan, Sumatera dan Papua.


Usai rapat itu, Gubernur Awang Faroek Ishak mengatakan kabar dari Presiden ini adalah wujud dukungan pemerintah pusat kepada daerah. Setelah ini gubernur akan melakukan rapat koordinasi untuk persiapan groundbreaking tersebut.


"Sesuai hasil rapat tadi, Presiden bersedia untuk hadir dan melakukan groundbreaking pembangunan rel kereta api, pembangunan jalan tol dan meresmikan Pabrik Pupuk PKT V Bontang," kata Gubernur.


Presiden juga akan melakukan groundbreaking kawasan Industri Buluminung di Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU), berupa marine teknopark dengan proyek pembuatan kapal patroli bersayap bawah air dengan kecepatan tinggi yang digunakan penjaga pantai untuk menangkap nelayan pencuri ikan.


Terkait rencana groundbreaking pembangunan rel kereta api maupun kawasan industri di PPU, gubernur meminta dukungan kepada semua bupati dan walikota yang daerahnya akan dilintasi jalur rel kereta api agar bisa secepatnya melaporkan kesiapan dan membebaskan lahan. Pembangunan rel kereta api ini akan dimulai dari Kutai Barat, Kutai Kertanegara, Paser, PPU dan Balikpapan.


"Pembebasan lahan ini juga menjadi perhatian Presiden. Karena itu, diharapkan ini dapat diselesaikan, sehingga tidak menjadi permasalahan dikemudian hari," jelasnya.


Menurut dia, apa yang disampaikan Presiden menjadi bukti program yang direncanakan Pemprov Kaltim bukan asal-asalan. Karena program yang dibangun selain dilaksanakan melalui alokasi APBD dan APBN, juga didukung perangkat sektor, yakni swasta khususnya Russian Railways. Gubernur semakin yakin, dengan dukungan Presiden dan Wakil Presiden Awang pembangunan rel kereta api ini akan terwujud sesuai rencana.


Ke depan, kereta api yang disiapkan tidak hanya mengangkut batu bara, tetapi hasil sumber daya alam lainnya. Karena itu, pusat akan mengubah regulasi tersebut melalui keputusan Menteri Perhubungan tentang istilah kereta api khusus batubara menjadi kereta api khusus untuk pengakutan sumber daya alam atau multi purpose.


Dengan perubahan itu, kereta api nantinya juga akan mengangkut crude palm oil (CPO) dari daerah-daerah perkebunan, hutan tanaman industri, hasil perkebunan karet, coklat dan juga sumber daya alam lainnya dan juga akhirnya dapat mengangkut penumpang dari daerah pedalaman baik di Kutai Barat, Kutai Kertanegara, Paser, PPU dan Balikpapan. (PRO/AHS)

 

 

 
Berita Lainnya
Politik & Peristiwa   Pemerintahan   Ekonomi & Bisnis   Nasional
Gegara Kritik Banjir via SMS: Walikota Laporkan Warganya ke Polisi
Demi Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean: Satpam di Samarinda Harus Bisa Berbahasa Inggris
 
Soal Pembangunan di Kaltim: Samarinda Optimis Bakal Terdepan
Kabut Asap Makin Pekat dan Berbahaya: Waspada! Kualitas Udara di Samarinda Tidak Sehat
 
Pepper Lunch Hadir di Bigmall: Rasa Nan Aduhay, Warga Samarinda Wajib Coba
Rambah Ibukota Kalimantan Timur
Pepper Lunch Hadir di Big Mall Samarinda
 
Kalahkan Thailand, Dorna Tunjuk Indonesia: Wauw! MotoGP 2017 Digelar di Sirkuit Sentul
'Selamat Datang, Ibu Presiden Megawati': Aduh! Di Korsel, Presiden RI Bukan Jokowi
             
Hiburan   Olahraga   Seni Budaya   Internasional
Pesta Rakyat Terpopuler di Samarinda: Inilah Daftar Kegiatan Festival Mahakam 2015
Undas Singing Contest: Ajang Pembuktian Talenta Terbaik Kota Samarinda
 
Clean Sheet Dua Laga: Kiper PBFC Ajak Fokus dan Rendah Hati
PSM 0-2 PBFC: Bukan Jago Kandang!
 
Jadi Wahana Perekat Keharmonisan Kota Samarinda: Jambore Cabang Kwarcab Samarinda Digelar di KRUS
Peringatan Hari Koperasi ke-68 di GOR Segiri Samarinda: Kualitas Pengurus Koperasi di Kaltim Harus Ditingkatkan
 
Crane Raksasa Jatuh di Mekkah: Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka
Gerakan Kemerdekaan Picu Situasi Tambah Panas: Umat Muslim di Xinjiang China Dilarang Berpuasa
Copyright © 2013-2018 MySamarinda.com. All rights reserved